Sekolah Negeri di Jakarta Siapkan Kain Corat-coret

Kamis, 23 Mei 2013 16:06 wib | Rachmad Faisal Harahap - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone) Ilustrasi. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone) JAKARTA - SMAN 1 dan SMAN 4 telah menyiapkan kain panjang sebagai media corat-coret para siswa usai pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN).

Wakil Kesiswaan SMAN 4 Benjamin Saragih menyatakan, pihaknya mengeluarkan larangan konvoi di jalanan.

"Kami menyediakan tempat di sekolah besok untuk memfasilitasi kain panjang sebagai media corat-coret seperti tanda tangan masing-masing murid untuk kenang-kenangan," ujarnya kepada Okezone, di SMAN 4, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2013).

Sedangkan menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Ujang Suherman, S.Pd mengatakan, ada empat antisipasi yang dilakukan pihaknya agar tidak coret-coretan yang dilakukan sekolah.

"Yang pertama, dengan pakaian adat nasional kecenderungan itu sangat rendah. Kedua, imbauan melalui wali kelas. Yang ketiga, bagi siswa yang membawa tas ketika masuk ke sekolah dan daftar hadir di piket, akan dilakukan pemeriksaan tas bagi yang mencurigakan. Terakhir, ketika mereka selesai salat Jumat, seluruh siswa diarahkan untuk ke rumahnya masing-masing," tegasnya kepada Okezone.

Menurut dia, dengan mengenakan pakaian adat nusantara, sehingga menghindari terjadinya kegembiraan yang berlebihan serta menyebabkan corat-coret, terutama fasilitas umum.

"Tanda tangan yang sudah disiapkan kain putih panjang menjadi moment tersendiri, dengan kain sepanjang 12 meter sehingga kegembiraan terlampiaskan di kain panjang itu," imbuhnya. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป