Akhirnya, Unsulbar Resmi Jadi PTN

Selasa, 14 Mei 2013 19:38 wib | Andi Indra - Koran SI

Logo Unsulbar. (Foto: dokumentasi Unsulbar) Logo Unsulbar. (Foto: dokumentasi Unsulbar) MAJENE - Sejarah baru bagi dunia pendidikan di Sulawesi Barat (Sulbar). Impian masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menjadikan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akhirnya terwujud.

Kepastian beralihnya Unsulbar menjadi perguruan tinggi negeri pertama di provinsi ke 33 ini disambut antusias para mahasiswa dan warga Sulawesi Barat khususnya di kabupaten Majene. Ratusan mahasiswa Unsulbar bahkan melakukan konvoi dengan keliling kota sebagai bentuk kegembiraan atas penegerian Unsulbar yang berlokasi di Kelurahan Tande, Kecamatan Bangge Timur ini.

"Kepastian penegerian Unsulbar baru saya ketahui kemarin. Hal itu, setelah Ketua Yayasan Unsulbar yang juga Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh mendapat informasi dari Istana Kepresidenan," ujar Rektor Unsulbar Akshan Djalaluddin, Selasa (14/5/2013).

Akshan menyampaikan, kepastian penegerian Unsulbar itu sejak kemarin ia peroleh setelah Presiden RI menandatangani peraturan presiden mengenai penegerian Unsulbar. Hal ini menurut dia tentu menjadi sejarah baru dan tersendiri bagi dunia pendidikan di Sulbar.

Meski demikian, lanjut Akshan, masih ada sejumlah proses administrasi yang akan segera dituntaskan seperti pengesahan melalui lembaran Negara. Namun, Akshan meyaknini, semua proses tersebut akan berjalan dengan baik mengingat Ketua Yayasan yang juga Gubernur sangat mendukung upaya penegerian Unsulbar ini.

"Insya Allah, semua proses pasca penandatanganan Perpres ini akan berjalan dengan lancar. Karena, Pak Gubernur juga sangat mendukung," tutur Akshan.

Terkait dengan persoalan anggaran setelah Unsulbar resmi menjadi PTN, ternyata belum ada anggaran dari APBN. Sehingga, sesuai komitmen sebelumnya, Sulbar akan siap mengalokasikan anggaran melalui APBD. Bahkan, pihak DPRD juga sudah menjamin untuk membantu pendanaan Unsulbar di tahap awal.

Akshan berharap, selaku penjabat rektor yang ditunjuk secara resmi Yayasan Indonesia Sulbar berharap dengan beralihnya status Unsulbar, polemik yang sempat muncul dalam internal universitas dapat segera berakhir. Ia mengimbau semua civitas dapat bersatu untuk memajukan Unsulbar.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arifin Nurdin, dalam suatu kesempatan kepada sejumlah wartawan menuturkan, dalam proses penegrian Unsulbar, DPRD siap untuk mendukung anggaran untuk b biaya operasionalnya. Hanya saja, karena APBD tahun ini sudah berjalan, maka anggarannya akan disiapkan dalam APBD perubahan nanti. (Andi Indra/Koran SI/ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป