Mendikbud Garap UU Sisdiknas

Kamis, 02 Mei 2013 20:11 wib | Rachmad Faisal Harahap - Okezone

Mendikbud Garap UU Sisdiknas Foto : Mendikbud M Nuh/Margaret Puspitarini-okezone JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbu)d Mohammad Nuh mengaku membuat konvensi nasional tentang pelaksanaan Undang-Undang (UU) Sisdiknas.  
"Maret, April selalu ramai soal UN, pada saat pertemuan dengan PGRI tentang kontroversi-kontroversi. Kita buat konvensi nasional tentang pelaksanaan UU Sisdiknas, kita bertemu dengan satu titik kita ambil kesepakatan bersama agar tidak terjebak kontraversi termasuk didalam UN," ujar M Nuh di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2013).
 
Pihaknya akan mempersiapkan konvensi itu sehingga tidak ada lagi kontroversi dan tidak kontraproduktif. Menrutnya, perlu waktu untuk mempersiapkan perkiraan September, sehingga masing-masing kita harapkan hasil itu ada kesimpulan kontroversi yang tidak bisa diselesaikan bersama-sama.
 
"Kita siapkan siapa saja yang kita ajak sebagai narasumber, untuk masing-masing punya pandangan akademik. Dengan kesepakatan bersama, ayo kita duduk bareng kita selesaikan bersama," lanjutnya.
 
Nuh menambahkan, hasil investigasi yang disampaikan oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud Haryono Umar dan Mendikbud belum bisa melaporkan hasil investigasi lebih lanjut.
 
"Pak Irjen sudah menyampaikan sebagian hasil dari titik pelaksanaan, percetakan, dan pengawasan. Di dalam investigasi lebih lanjut saya belum bisa melaporkan, tapi saya mempunyai prinsip dasar, yang pertama menghargai Irjen melakukan investigasi mulai dari penataan sistem, penguatan, begitu masuk ke personal.
 
Nuh menambahkan, dia akan memberikan sanksi-sanksi berupa sanksi ringan seperti peringatan secara tertulis maupun pencopotan jabatan.
 
"Siapa yang terbukti melakukan kelalaian tentu kita berikan sanksi, sanksi mulai dari yang ringan secara peringatan tertulis sampai pada pencopotan jabatan bersangkutan. Sanksi-sanksi itu terkait dengan jenjang tapi ada pencopotan karena tidak semua jabatan-jabatan di Kemendikbud diangkat oleh Menteri, saya juga tidak serta merta karena atasannya lah yang mempunyai kewenangan atas pencopotan jabatan tersebut," imbuhnya.
(mrg)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »