Biarkan Provinsi Cetak Soal UN Sendiri

Kamis, 25 April 2013 16:12 wib | Rachmad Faisal Harahap - Okezone

Ilustrasi: bundel soal UN. (Foto: Okezone) Ilustrasi: bundel soal UN. (Foto: Okezone) JAKARTA - Kisruh ujian nasional (UN) tahun ini utamanya disebabkan oleh kekacauan dalam proses pencetakan dan distribusi soal. Untuk mengantisipasi terulangnya hal tersebut di masa mendatang, banyak pihak pun menyarankan agar penggandaan soal UN dilakukan di tingkat provinsi.

Menurut anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Rizal Djalil, sistem ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terulangnya kekisruhan UN akibat masalah penggandaan dan distribusi soal.

"Pemerintah pusat sebaiknya mendelegasikan pemerintah daerah untuk memperbanyak lembar soal UN. Jika proses mencetak dilakukan di daerah-daerah, kisruh distribusi soal UN seperti saat ini diharapkan dapat diminimalkan," kata Rizal di Kantor Pusat BPK RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013).

Rizal mengimbuh, sistem ini layak diterapkan. Apalagi belum tentu masing-masing provinsi tidak mampu menangani pencetakan dan distribusi soal UN.

"Kalau khawatir dengan permasalahan-permasalahan yang ada, pengawasannya saja diperketat. Itu substansi dari tim audit," imbuhnya.
(rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?

Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Duh, harus rajin belajar nih. Sebelum menghadapi UN, perlu ritual khusus nggak sih buat kalian? Kirimkan pendapat kalian ke rubrik Suara Mahasiswa periode 8-16 Maret 2014 dengan tema "UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?" ke alamat email kampus@okezone.com. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling kece pastinya.. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป