UN Kelar, Ratusan Siswa Goyang Harlem Shake

Kamis, 18 April 2013 15:39 wib | Bramantyo - Okezone

Usai UN siswa Santa Yosef goyang Harlem Shake. (Foto: Bramantyo/Okezone) Usai UN siswa Santa Yosef goyang Harlem Shake. (Foto: Bramantyo/Okezone) SOLO - Jika beberapa sekolah meluapkan kegembiraannya usai ujian nasional (UN) dengan mencorat-coret baju mereka, tidak demikian dengan ratusan siswa SMA Santa Yosef Solo, Jawa Tengah.

Meski hasil UN belum keluar, ratusan siswa ini beramai-ramai mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara bersama-sama menari tarian Harlem Shake.

Dengan berbagai ekspresi yang dikeluarkan para siswa, serta diselingi canda tawa, para siswa ini menari mengikuti alunan musik Harlem Shake yang sengaja diputarkan guru mereka di aula gedung sekolah.

Biarpun tarian Harlem Shake yang mereka bawakan sesuka hati, namun para siswa ini mengaku bisa melupakan sejenak kepenatan sehabis mengikuti hasil UN sambil menunggu hasil UN yang diakuinya cukup mendebarkan.

Seperti diutarakan salah satu siswa kelas III yang baru usai mengikuti UN, Karla Citra. Dia mengaku cukup terhibur dengan ide menari Harlem Shake yang digagas pihak sekolah.

"Terus terang saya cukup terhibur dengan ide dari pihak sekolah. Paling tidak biar hanya sementara, bisa meredakan ketegangan menanti pengumuman  kelulusan," jelas Karla, di sela menari Harlem Shake kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2013).

Karla mengaku, UN yang baru saja ditempuhnya ini cukup membuatnya stres. Bagaimana tidak, meskipun telah belajar, namun gadis yang bercita-cita ingin melanjutkan kuliah di jurusan arsitek ini mengaku soal-soal yang disuguhkan cukup sulit.

"Soalnya super sulit banget. Saya sampai tidak percaya diri. Padahal sudah belajar," paparnya.

Sementara itu salah satu guru pengajar SMA Santa Yosef Solo,Jawa Tengah, FX Trias Hadi Prihantoro mengaku kegiatan menari Harlem Shake ini memang sengaja digelar sekaligus sebagai refreshing sambil menunggu hasil UN.

Pada UN tahun ini, Trias optimistis seluruh siswanya akan lulus seperti tahun sebelumnya. Namun demikian, kegiatan menari Harlem Shake ini bukan ditujukan untuk menunjukan kesombongan sekolahnya.

"Bukan untuk kesombongan. Tapi kami memang sengaja melakukan ini agar siswa selepas UN tidak corat-coret atau kebut-kebutan. Selain itu sebagai hadiah. Bukankah selama tiga hari otak mereka di peras untuk mengerjakan UN. Jadi biar mereka menghabiskan waktunya di sekolah," jelas Trias.

Sedangkan saat pelaksanaan UN kemarin, dari 205 jumlah siswa, hanya satu siswa yang tidak bisa mengikuti UN disebabkan terkena Demam Berdarah pada hari kedua pelaksanaan UN. Sehingga siswa tersebut, diwajibkan mengikuti ujian susulan. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป