"Tujuan UN Sebenarnya Apa?"

Rabu, 17 April 2013 07:07 wib | Rachmad Faisal Harahap - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone) Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone) JAKARTA - Ujian Nasional (UN) merupakan uji kompetensi yang menentukan lulus atau tidak lulusnya bagi setiap murid kelas XII SMA/Sederajat. Selain itu, juga menjadi tolak ukur, sejauh mana kemampuan setiap anak didiknya.

Siswa SMAN 4 jurusan IPS Fathurrahman memaparkan, seharusnya UN harus diperbaiki atau studi lapangan, dia mengambil kesimpulan bahwa UN dilaksanakan seperti halnya ujian sekolah tingkat nasional.

"Setuju enggak setuju sih kalau UN dihapuskan, mungkin kalau tidak setuju sebaiknya jika UN dipertahankan studi lapangan dulu. UN harus berkualitas, tujuan UN yang sebenarnya itu apa? Percuma juga kan kalau tiga tahun sekolah bersusah payah ketika UN selama empat hari tidak lulus. Lebih baik ujian sekolah menjadi ujian sekolah tingkat nasional," ujarnya kepada Okezone, Rabu (17/4/2013).

Fathurrahman pun juga menyetujui jika UN dihapus, sehingga sistem 20 paket bisa dikaji ulang. Dia bahkan mempertanyakan sistem soal UN yang memakai barcode.

"Kalau setujunya, mungkin harus diperbaiki sistemnya yang 20 paket soal, harus dikaji ulang. 20 paket soal cocok enggak pakai barcode? Jadi, hal ini tidak terulang lagi, UN juga bisa menimbulkan kecurangan yaitu bocoran kunci jawaban," imbuhnya.

Senada dengan Fathurrahman, siswi SMAN 4 jurusan IPA Swasthi memaparkan, jikalau UN dihapus maka harus ada kualifikasi kelulusannya. Jangan nanti mentang-mentang dihapus, murid jadi tidak ada standar kelulusan.

"Kalau UN dihapuskan lebih meringankan lagi, para murid tidak beban lagi. Walaupun UN dihapuskan, para siswa harus tetap dikualifikasi. Karena dari sekolah, gurulah yang mendidik muridnya supaya bisa bersaing di perguruan tinggi," ucapnya kepada Okezone. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป