Ada Fakultas Apa Saja di Itera?

Kamis, 21 Maret 2013 11:27 wib | Martin Bagya Kertiyasa - Okezone

Ilustrasi: rencana pembangunan kampus Itera. (Foto: dok. Kemendikbud) Ilustrasi: rencana pembangunan kampus Itera. (Foto: dok. Kemendikbud) LAMPUNG - Pembangunan kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera) diperkirakan rampung dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Nantinya, Itera akan menjadi kampus teknik negeri penyuplai insinyur yang dibutuhkan Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, untuk angkatan pertama, Itera telah menerima 67 mahasiswa dan memiliki 19 dosen. Mereka akan disebar di fakultas-fakultas yang ada di Itera.

Untuk menentukan fakultas pendukung kegiatan pendidikan di Itera, ujar Nuh, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengacu kepada pengelompokan bidang keilmuan menjadi dua bidang besar, yakni pendukung industri primer dan pendukung industri sekunder dan tersier. Selain itu, ada juga kelompok sains yang bersentuhan dengan dua kelompok ini.

Dalam kelompok bidang industri primer ada keilmuan teknologi kebumian dan keilmuan teknologi hayati. Sedangkan kelompok pendukung industri sekunder dan tersier meliputi keilmuan teknologi industri, keilmuan teknologi infrastruktur fisik, keilmuan ekonomika dan kebijakan yang akan dikembangkan sebagai pusat pengkajian atau studi S-2, serta keilmuan seni dan desain.

"Nantinya, kampus Itera akan memiliki Fakultas Sains & Teknologi Kebumian serta Fakultas Sains & Teknologi Hayati pada kelompok pendukung industri primer. Kemudian, pada kelompok pendukung industri sekunder dan tersier akan ada Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Infrastruktur & Kewilayahan, Pusat Pengkajian Ekonomika & Kebijakan, serta Fakultas Senin & Desain. Itera juga akan memiliki Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)," ujar Nuh, dalam paparannya, saat Rakor Gubernur se-Wilayah Sumatera di Lampung, belum lama ini.

Selain fakultas-fakultas tersebut, Itera juga akan melengkapi diri dengan fasilitas pusat riset. Mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu mengimbuh, pusat riset Itera ini akan memfokuskan diri pada kajian energi, bioteknologi, mitigasi bencana, teknologi informasi dan komunikasi, serta nanoteknologi.

Nuh berharap, Itera nantinya tidak hanya menjadi tulang punggung pendidikan teknologi di Lampung dan Sumatera, tetapi juga di seluruh Indonesia.

"Kami tidak ingin kampus yang ecek-ecek tapi yang langsung besar, langsung bagus. Kami bercita-cita menjadikan Itera world class university," Nuh menegaskan.

Itera merupakan salah satu institut baru yang diinisiasi Kemendikbud untuk menjawab kekurangan kampus teknik di Indonesia. Saat ini, baru ada dua institut teknik di Tanah Air yakni ITB dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Selain Itera, Kemendikbud, melalui binaan ITS, juga tengah menyiapkan institut teknik di Balikpapan, Kalimantan Timur. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?

Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Duh, harus rajin belajar nih. Sebelum menghadapi UN, perlu ritual khusus nggak sih buat kalian? Kirimkan pendapat kalian ke rubrik Suara Mahasiswa periode 8-16 Maret 2014 dengan tema "UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?" ke alamat email kampus@okezone.com. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling kece pastinya.. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป