Mendikbud: Dana Pendidikan Sudah Cair

Senin, 18 Maret 2013 15:08 wib | Maesaroh - Koran SI

Mendikbud Mohammad Nuh. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone) Mendikbud Mohammad Nuh. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone) JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya mencairkan dana pendidikan untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam rapat dengan Kemenkeu hari ini, Mendikbud M Nuh menegaskan, sembilan anggaran pendidikan yang dibintangi Kemenkeu sudah dapat disalurkan.

"Pekan lalu sudah mulai mengalir secara bertahap. Termasuk anggaran yang dikucurkan untuk universitas," kata Nuh di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (18/2/2013).

Selain itu, Mendikbud juga siap menyalurkan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) atau dana abadi pendidikan yang jumlahnya mencapai Rp16 triliun. Nantinya, anggaran ini akan disalurkan dalam Badan Layanan Umum (BLU) bernama Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).

"Dana abadi ini dimanfaatkan untuk tiga bidang, yaitu untuk beasiswa S2 dan S3 baik di dalam maupun di luar negeri. Beasiswa ini untuk masyarakat bebas, bukan untuk dosen. Siapapun boleh ikut asal memenuhi persyaratan untuk ambil S2 dan S3," imbuh Nuh.

Selain ketiga program tadi, Nuh menjelaskan, dana abadi ini nantinya akan dipergunakan untuk riset yang terkait dengan kebijakan nasional seperti ketahanan energi dan dana tanggap bencana alam khusus fasilitas pendidikan.

"Ini untuk membantu sarana dan prasarana pendidikan apabila terkena bencana. Karena kalau bencana itu kan tidak pakai tanggal, kalau Anggaran Pendidikan Belanja Negara (APBN) kan pakai tanggal," pungkasnya. (Maesaroh/Koran SI/ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป