Oposisi Suriah Lakukan Kejahatan Perang

Kamis, 14 Maret 2013 15:30 wib | Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Oposisi Suriah (Foto: Reuters) Oposisi Suriah (Foto: Reuters) DAMASKUS – Oposisi Suriah disebut seringkali membunuh tawanan yang mereka tahan. Aktivis HAM pun menganggap tindakan itu sebagai bentuk kejahatan perang.

“Sudah saatnya militan oposisi sadar apa yang dilakukannya itu adalah sebuah kejahatan perang,” ujar aktivis dari Amnesty International Cilina Nasser, seperti dikutip Associated Press, Kamis (14/3/2013).

Walaupun mengkritik oposisi Suriah, Amnesty International menyatakan kejahatan perang yang dilakukan rezim Assad selama konflik jauh lebih besar. Assad menggunakan senjata terlarang seperti bom cluster untuk membunuh warga yang tidak berdosa.

Pihak oposisi sendiri tidak menyangkal praktek eksekusi tawanan yang seringkali dilakukan para militan mereka. Tokoh oposisi menganggap praktek itu sebagai hal yang wajar dalam perang.

“Kami tidak menyangkalnya, tapi ini tidak disengaja. Banyak militan yang menuntut balas atas kematian keluarganya di tangan pasukan pemerintah. Hal seperti ini terjadi di setiap perang,” terang pejabat militer oposisi Suriah, Bassam al-Dada.

Kejahatan Perang yang dilakukan oleh oposisi Suriah juga dikritik oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS). AS mengancam akan menarik bantuannya jika oposisi Suriah terus melakukan pelanggaran HAM.

“Kami meminta oposisi Suriah untuk mengikuti hukum perang sebagai syarat pemberian bantuan,” ujar juru bicara Kementrian Luar Negeri AS Victoria Nuland. (faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป