NEWS KAMPUS

Masih Ada Waktu Daftar Bidik Misi

Jum'at, 01 Maret 2013 11:07 wib
Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone
Ilustrasi: ist. Ilustrasi: ist.

JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 akan ditutup pada 8 Maret 2013. Selama masa pendaftaran SNMPTN tersebut, calon mahasiswa dari kelompok ekonomi tidak mampu juga masih dapat mendaftar program Bidik Misi untuk mendapat bantuan biaya pendidikan.

Bidik Misi adalah program yang diluncurkan Kemendikbud untuk memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa baru yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik. Karena Bidik Misi bukanlah seleksi masuk, maka siswa harus lulus seleksi masuk PTN untuk mendapat program Bidik Misi. Seleksi masuk PTN yang dimaksud adalah jalur SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi lokal (mandiri) masuk PTN yang difasilitasi satu perguruan tinggi.

Penerima Bidik Misi akan mendapatkan bantuan biaya hidup sedikitnya Rp600 ribu per bulan dan diberikan kepada penerima beasiswa. Beasiswa ini juga meliputi bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan Rp400 ribu rupiah per bulan yang dikelola oleh kampus mahasiswa penerima untuk membebaskan biaya pendidikan. Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan kedatangan pertama (resettlement) yang diberikan satu kali pada semester satu. Sementara, bantuan biaya hidup diberikan setiap bulan atau maksimal tiga bulan di depan kepada penerima dengan teknis yang diatur masing-masing PTN.

Nah, tidak semua calon mahasiswa dapat mendaftar Bidik Misi. Mereka yang bisa mengikuti seleksi Bidik Misi adalah siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2013 atau lulusan tahun 2012 yang bukan penerima Bidik Misi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing PTN dengan usia maksimal pada saat mendaftar adalah 21 tahun.

Syarat kedua, calon mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu, dengan kriteria pendapatan kotor gabungan orangtua atau wali sebesar-besarnya Rp3 juta setiap bulan, pendapatan kotor gabungan orangtua atau wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp600 ribu setiap bulan, dan pendidikan orangtua atau wali setinggi-tingginya S-1  atau D-4.

Selain memenuhi persyaratan di atas, siswa dengan prestasi ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten atau kota atau prestasi non kompetitif lain yang tidak ada pemeringkatan (minimal ketua organisasi siswa sekolah atau OSIS) akan mendapat perhatian khusus. Hal tersebut dinyatakan dengan rekomendasi Kepala Sekolah atau Madrasah atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id. 

Perlu diketahui, pendaftaran Bidik Misi gratis, termasuk juga untuk biaya pendaftaran seleksi masuk PTN.  Selain itu, sekolah wajib memfasilitasi rekomendasi program Bidik Misi. Kecurangan dalam hal rekomendasi, seleksi dan verifikasi Bidik Misi akan secara langsung merugikan pendaftar lainnya. Jika dijumpai hal-hal seperti ini, masyarakat bisa melapor ke Bidik Misi@dikti.go.id.

Panitia Bidik Misi juga dapat dihubungi melalui facebook, twitter, helpdesk dan chat resmi melalui laman website http://Bidik Misi.dikti.go.id. (rfa)


Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

SPEAK UP

Duh, Pusing Pilih Jurusan Nih

Yes, lepas baju putih abu-abu nih. Sekarang bisa pakai baju bebas alias jadi mahasiswa. Tapi, mau pilih jurusan apa ya? Bingung nih. Nah, sebelum masuk SNMPTN dan SBMPTN, sharing tips dan trik milih jurusan yuk buat mereka yang merasa kebingungan ke rubrik Suara Mahasiswa periode 14 Mei-31 Mei 2013. Kirim ceritamu ke kampus@okezone.com disertai data diri dan foto paling oke.

BACA JUGA »