Javanologi UNS Jajaki Penarikan Naskah Kuno dari Leiden

Kamis, 28 Februari 2013 11:03 wib | Bramantyo - Okezone

Javanologi UNS Jajaki Penarikan Naskah Kuno dari Leiden Ilustrasi: naskah kuno. (Foto: dok. UGM) SOLO – Institut Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berupaya menjajaki penarikan naskah-naskah kuno, di antaranya manuskrip Jawa dari Perpustakaan Leiden, Belanda. Naskah-naskah kuno itu diangkut ke Belanda, saat Belanda menjajah Indonesia.

"Upaya itu telah dilakukan Javanologi UNS, salah satunya melayangkan surat untuk bekerjasama, termasuk mengirimkan orang untuk datang ke perpustakaan tersebut," ungkap Ketua Institut Javanologi UNS, Sahid Teguh Widodo, M.Hum, PhD.

Penarikan naskah kuno ini, menurut Sahid, memang tidak mudah. Apalagi posisi perpustakaan Leiden saat ini sudah tertutup, dan sulit diakses oleh siapa pun.

Sahid mengimbuh, keberadaan naskah-naskah kuno yang sebagian besar berupa manuskrip Jawa, baik dalam bentuk prasasti, logam, relief candi, lontar, tulang maupun bambu.

"Paling tua berasal dari zaman sebelum Islam masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Sahid menilai, keberadaan naskah kuno itu sangat penting karena berkaitan erat dengan kebudayaan dan peninggalan Jawa. Selain itu, sangat menunjang perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

"Terutama untuk kajian tesis maupun disertasi," tuturnya. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia

Tahun ini Republik Indonesia memasuki usia 69 tahun. Bagaimanakah anak muda memaknai dan mengisi kemerdekaan Tanah Air? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 15-22 Agustus 2014 dengan tema "Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »