Unair Belum Tentukan Besaran UKT Bagi Mahasiswa

Rabu, 13 Februari 2013 13:45 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Ilustrasi : ist. Ilustrasi : ist. JAKARTA - Kesiapan untuk memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga disanggupi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Namun, untuk besaran UKT tersebut belum ditetapkan karena masih dalam perhitungan.  
"Kalau Unair prinsipnya ok untuk melaksanakan UKT sesuai hasil Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK), kemarin. Soal angka pastinya sedang dalam perhitungan. Menurut saya sudah harus bisa diterapkan pada tahun ajaran mendatang," papar Wakil Rektor II Unair Muhammad Nasih ketika dihubungi Okezone, Rabu (13/2/2013).
 
Dia menjelaskan, setiap mahasiswa program sarjana di Unair dikenakan SPP sebesar Rp1,25 juta untuk jurusan IPA dan Rp800 ribu-Rp1 juta untuk jurusan IPS. Sementara untuk uang pangkal, lanjut Nasih, dipatok kepada mahasiswa sesuai kemampuan ekonomi orangtua.
 
"Besaran uang pangkal tergantung kemampuan orangtua. Kalau yang miskin dibebaskan dari uang pangkal, untuk kelas menengah dibayarkan sesuai kemampuan, sementara untuk orang kaya disesuaikan dengan masing-masing program studi (prodi)," ungkapnya.
 
Pada prinsipnya, kata Nasih, dalam menghitung besaran UKT, Unair menggunakan dua pendekatan. Pertama dengan menurunkan uang pangkal dan orangtua mahasiswa diizinkan untuk mengangsur pembayaran SPP.
 
Nasih menilai, pemberlakuan UKT berpotensi menuai pertentangan dari kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, dia mengaku selalu memberikan sosialisasi kepada mahasiswa mengenai pemberlakuan UKT tersebut.
 
"Dengan pemberlakuan UKT, hampir di semua tempat SOP-nya akan naik sehingga akan berpengaruh ke mahasiswa. Yang akan terkena dampaknya hanyalah mahasiswa baru. Oleh karena itu maka kami  akan dilakukan pertemuan dengan orangtua dan mahasiswa untuk sosialisasi," imbuh Nasih.
(mrg)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป