Tunjangan Guru Daerah Terpencil Dihapus

Kamis, 10 Januari 2013 12:09 wib | Sodik (Koran Sindo) - Koran SI

Ilsutrasi : (Foto : Kemendikbud) Ilsutrasi : (Foto : Kemendikbud) KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menghentikan jatah tunjangan untuk guru di daerah terpencil. Keputusan diambil seiring adanya kriteria baru tentang daerah terpencil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 

Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo Sri Mulatsih mengatakan, sebelumnya ada empat wilayah di Kulonprogo yang termasuk daerah terpencil di antaranya Girimulyo, Kokap, Kalibawang, dan Samigaluh dengan jumlah sekolah mencapai 58. Sekolah terbanyak berada di Kecamatan Kokap sejumlah 19 sekolah, disusul Kalibawang 14 sekolah, Samigaluh 13 sekolah, dan terakhir Girimulyo 12 sekolah.

 

Sementara itu, lanjutnya, jumlah guru di seluruh sekolah mencapai 230 orang lebih. "Sekarang tunjangan tambahan untuk guru di sekolah itu semuanya dihapuskan, karena tidak lagi masuk kriteria sesuai ketentuan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Sri, Kamis (10/1/2013).

 

Dia mengatakan, kriteria daerah terpencil yang sebelumnya menjadi patokan di antaranya tidak ada akses jalan untuk kendaraan umum dan disparitas harga yang mencolok. Saat ini, kriteria seperti itu sudah tidak ada lagi.

 

"Sekarang di ketentuannya hanya tidak bisa dilalui kendaraan. Kan di sana masih bisa diakses motor. Harga juga tidak mencolok, malah ada yang lebih murah dari bawah. Jadi tidak memenuhi syarat," paparnya.

 

Sri menyebutkan, anggaran untuk tunjangan guru daerah terpencil yang mencapai sekali gaji sebenarnya tersedia. Namun dana tidak dapat digunakan karena sekolah tidak memenuhi syarat. "Kalau dipaksakan, nanti jadi masalah," terangnya.

 

Awalnya, kata Sri, dinas memprediksikan akan terjadi permintaan eksodus ke bawah setelah tunjangan dihapus namun prediksi itu tidak terbukti. Dia menduga, para guru memilih bertahan karena sebagian besar berasal dari daerah di mana mereka mengajar.
(Sodik (Koran Sindo)/Koran SI/rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป