Sundarso, Kondektur Jadi Doktor Vokasi

Senin, 20 Agustus 2012 13:04 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Ilustrasi : ist. Ilustrasi : ist. JAKARTA - Pendidikan vokasi yang tengah digalakkan oleh pemerintah ternyata menarik perhatian dosen jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Sundarso. Dia pun melakukan penelitian tentang eksistensi dan relevansi implementasi kebijakan pendidikan vokasi untuk meraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya (UB) Malang.  
Dalam meraih gelar tersebut, pria yang akrab disapa Pak Ndarso ini, membuat desertasi berjudul eksistensi dan relevansi implementasi kebijakan pendidikan vokasi dalam meningkatkan kualitas SMKN 2 di Kota Semarang. "Dari penelitian saya di lapangan, pertumbuhan ekonomi sektor industri di Semarang sangatlah pesat. Dengan begitu dibutuhkan pendidikan vokasi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar," ujar Ndarso, seperti disitat dari laman Undip, Senin (20//8/2012).
 
Menurut Ndarso, pendidikan vokasi berguna dalam mengurangi tingkat pengangguran. Untuk itu, dibutuhkan pendidikan vokasi yang berkualitas sehingga tenaga kerja yang dihasilkan mampu terserap oleh industri.
 
"Ketika pendidikan vokasi maju maka tingkat pengangguran akan menurun karena terserap di dunia industri, sehingga industri pun turut maju dan perekonomian juga akan turut meningkat. Untuk itu diperlukan kebijakan yang tepat dalam pengelolaan pendidikan vokasi," katanya menjelaskan.
 
Ternyata untuk menggapai gelar doktor, Ndarso tidak mendapatkannya dengan mudah. Dia harus berjuang menghadapi komplikasi penyakit yang dihadapinya, yakni gagal ginjal, hipertensi, asam urat, dan rematik.
 
"Pada saat menyelesaikan desertasi, kondisi di daerah Malang sangatlah dingin sehingga saya harus berjuang keras melawan rasa sakit yang disebabkan oleh udara dingin ini. Bahkan untuk sekadar pergi ke ATM yang biasanya dapat ditempuh dengan jalan kaki selama 15 menit, terpaksa saya tempuh dalam waktu 45 menit," tuturnya.
 
Dia mengungkapkan, dalam perjalanannya menyelesaikan program doktor itu, banyak pengalaman yang diperolehnya. Bukan hanya memperkaya ilmu tapi juga melatih pengendalian emosi.
 
"Pendidikan S-3 akan menuntut kematangan emosi daripada intelektualitas. Dari situlah saya belajar banyak hal. Kerja itu pantang tidak selesai, itulah salah satu motto hidup saya yang selalu memberikan semangat dalam menyelesaikan desertasi dan pekerjaan lainnya," tandas Ndarso.
 
Keteguhan hati Ndarso ternyata merupakan hasil tempaan sejak kecil. "Saya menjalani kehidupan biasa saja dari kecil. Walaupun orangtua berasal dari keluarga yang dapat dikatakan cukup, mereka mendidik saya dengan keras dan penuh tanggung jawab. Saya selalu berterima kasih kepada kedua orangtua saya karena hal ini," tukasnya.
 
Pria bergelar doktor Ilmu Administrasi Publik itu sempat menjadi kondektur bus ketika muda. Pada kelas 6 SD, Ndarso sudah diberi kepercayaan mengelola industri batik miliki orangtuanya.
 
"Ketika menginjak kelas 3 SMP, saya bekerja sebagai kondektur bis angkutan di perusahaan orangtua. Mereka memang mendidik anaknya dengan hal yang luar biasa. Saya diajarkan untuk tidak manja, tapi bisa bergerak untuk mencari penghasilan sendiri," tandas Ndarso.
 
Pengalaman menarik pun dialaminya ketika bekerja sebagai sopir angkutan desa (angkudes) pada 1980. "Ini sempat membuat saya tidak tidur 36 jam karena pekerjaan harus ke pasar, mengantar buah, dan juga mengantar hingga ke Surabaya," pungkasnya.
(mrg)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?

Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Duh, harus rajin belajar nih. Sebelum menghadapi UN, perlu ritual khusus nggak sih buat kalian? Kirimkan pendapat kalian ke rubrik Suara Mahasiswa periode 8-16 Maret 2014 dengan tema "UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?" ke alamat email kampus@okezone.com. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling kece pastinya.. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป