Serunya Puasa Si Pengantin Baru

Sabtu, 25 Agustus 2012 12:15 wib | Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone

Image: Corbis Image: Corbis JAKARTA - Hari-hari pertama puasa biasanya kita lalui dengan berat karena masih dalam masa adaptasi. Kita masih harus berjuang dengan rasa malas bangun untuk sahur, menahan lapar dan haus, hingga menahan kantuk karena kurang tidur.

Beruntung bagi kita yang masih tinggal dengan orangtua. Ada ibunda yang menyiapkan makanan dan membangunkan kita ketika saatnya sahur. Kita juga bisa bersantai-santai menunggu waktu berbuka. Namun bagi mereka yang tidak tinggal bersama orangtua, berpuasa berarti melatih kemandirian. Selain anak kos, hal ini juga dialami oleh pasangan muda yang baru menikah.

Pengalaman puasa pertama setelah menikah dialami Nani Yulia C Chipta. Sejak menikah 9 Juni lalu, Nani telah hidup terpisah dengan orangtuanya dan tinggal bersama sang suami. Menjalani puasa dengan suami berarti Nani harus bangun lebih awal untuk menyiapkan makanan sahur.

"Dulu aku tinggal dibangunin mama dan langsung makan sahur. Tapi sekarang aku yang nyiapin semua dan bangunin suami," tutur Nani dalam Blackberry Messenger (BBM) kepada Okezone, Sabtu (25/8/2012).

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengaku, tidak kepayahan belajar mengurus rumah tangga sambil menjalani puasa. "Seru aja," ujarnya. Sehari-hari, Nani memang mengurus sendiri rumahnya sambil tetap menyandang status sebagai mahasiswa. "Mau cari pembantu, tapi belum dapat," imbuhnya.

Menyandang status sebagai istri bukan berarti Nani hanya mendekam di rumah untuk mengurus rumah dan sang suami. Apalagi bulan Ramadan ini biasanya banyak undangan buka puasa bersama teman-teman.

"Aku ikut buka puasa bareng teman-teman SMP dan SMA, kok. Suamiku malah nyuruh mereka datang ke rumah dan masak bareng," ujarnya sambil tergelak.

Cewek 20 tahun itu bertutur, sudah mulai bersiap menyambut hari raya Idul Fitri sejak pertengahan Ramadan. Karena terbiasa memasak sejak belum menikah, Nani pun mengaku tidak kesulitan memenuhi permintaan sang suami untuk menyajikan rendang pedas di hari raya nanti.

"Kebetulan pas hari raya juga pas hari ulang tahun suamiku. Jadi dari sekarang aku mulai sibuk nyiapin hadiah dan makanan pesanannya," tuturnya. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป