- home
- news
-
BERITA TERBARU
- Hary Tanoe, Akan Berikan Bantuan Pembangunan Gereja HKBP di Bandung
- Sopir Sukotjo Ngaku Antar Uang Rp2 Miliar untuk Djoko Susilo
- Jenderal Djoko Bantah Rampas Perusahaan Sukotjo
- Saksi Ahli Mentahkan Dakwaan Jaksa dalam Kasus Chevron
- Demokrat Bakal Coret Farhat Abbas dari Daftar Caleg
-
- international
-
BERITA TERBARU
- Cegah Teror, Pemerintah Inggris Ingin Mata-Matai Warganya
- Cicit Jawaharlal Nehru Lebih "Galak" Ketimbang Ibunya
- Gempa 8,3 SR Guncang Rusia
- Korut: Tak Ada Jaminan, Semenanjung Korea Bisa Damai
- Protes Isu Budak Seks, Veteran Perang Bakar Bendera Jepang
BERITA TERPOPULER
- Ulama Radikal Inggris Ungkap Identitas Pembantai Prajurit
- Inilah Prajurit Inggris yang Dibantai dengan Golok
- Diserang dengan Golok & Pisau, Pasukan Inggris Tewas
- Kisah Gadis 10 Tahun Selamatkan Ayahnya yang Terkubur
- Wali Kota London: Pembunuhan Woolwich Bukan Salah Islam
-
- economy
-
BERITA TERBARU
- Integrasi Perbankan ASEAN Diklaim Bermanfaat
- OJK: Pengelolaan Reksa Dana Harus Manfaatkan IT
- Pertumbuhan NAB Produk Reksa Dana Nasional Melambat
- 5 Langkah Sukses Versi Bos MNC
- RI Fokus Kembangkan Bank Nasional
BERITA TERPOPULER
- Sri Mulyani 'Naik Kelas' di Daftar Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
- "Dirut KAI Bilang Tak Level Dialog dengan Pedagang"
- Seleksi Pengangkatan Honorer Jadi PNS Mundur September
- 60 Perusahaan Tekstil Dipastikan 'Cabut' dari Jakarta
- "53 Juta Orang Masuk Penjara, Memang Cukup?"
-
- lifestyle
- celebrity
- music
- sports
- bola
- techno
- autos
- kampus
- travel
- index
Disclaimer
wahyudi » 0 Tanggapan
Saya setuju banget dengan artikel di atas. karena saya baru kemarin selesai ospek. dan yang terpenting adalah cara memberikan materi dalam membentuk karekter yang lebih baik. dan yang pasti tujuan ospek yang harus jelas, membangun etika yang baik, moral,dan berkualitas.dengan adaya ospek saya mempuyai wawasan yang LEBIH bayak mengenai dunia kampus. (Tidak ada yang namaya kekerasan dalam ospek "WAJIB") FROM SURABAYA UWKS UNIVERSITY. Salam saya. HIDUP MAHASISWA
Beri Tanggapan Laporkan
andre » 0 Tanggapan
bagaimana cara mengatur sopan santun? tidak semua orang memiliki standar yang sama dalam mengatur sopan santun. dan tidak semua orang bisa diatur sopan santun dengan standar yang sama. yg ada ujung2nya kekerasan. ada baiknya ketimbang menyusun program sopan santun diganti dengan menyusun program yg menerbitkan empati dan gotong royong.
Beri Tanggapan Laporkan
Putra Apriadi Siregar » 0 Tanggapan
bagaimana cara kirim artikel tentang "masih pentingkah ospek" Terima Kasih
Beri Tanggapan Laporkan
Pembenci ospek » 0 Tanggapan
Apapun namanya ospek merupakan pembodohan,peninggalan kolonial
Beri Tanggapan Laporkan