Tiga Tugas Pjs Rektor UI

Sabtu, 11 Agustus 2012 14:07 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Tiga Tugas Pjs Rektor UI Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso (Foto: Rifa Nadia/Okezone) SENTUL - Sebagai pejabat rektor sementara (Pjs) Universitas Indonesia (UI) tentu saja Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso mengemban sejumlah tugas. Apa saja yang menjadi tugas mantan rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut selama dua bulan ke depan?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memaparkan beberapa tugas penting yang menjadi tanggung jawab Djoko selama menjadi pejabat sementara (Pjs) rektor UI.

"Ada tiga tugas pokok Pak Djoko selama menjadi Pjs UI. Pertama, menjalankan kegiatan tri dharma perguruan tinggi sampai dengan rektor definitif terpilih," ujar M Nuh selepas melakukan Safari Ramadan di SDN Ciriung 03 dan SMPN 01 Cibinong (RSBI), Sentul, Jumat (10/8/2012) malam.

Menurut Nuh, tugas tri dharma perguruan tinggi harus tetap dilaksanakan oleh setiap universitas meskipun tengah ada konflik di dalamnya. "Jika tidak ada pemimpin, maka berat untuk menjalankannya. Oleh karena itu saya menunjuk Pak Djoko untuk pemimpin sementara dan melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yang meliputi kegiatan perkuliahan, ujian, maupun penelitian," paparnya.

Kemudian, tugas kedua Pjs UI adalah mempersiapkan pemilihan rektor baru UI yang dijadwalkan selama dua bulan hingga Oktober mendatang. "Pak Dirjen harus mengawal proses pemilihan rektor selama dua bulan ini dan diharapkan Oktober nanti akan rampung," tutur mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tersebut.

Nuh mengimbuh, tugas selanjutnya yang menjadi tanggung jawab Djoko adalah tetap mengembangkan kerjasama yang telah dijalin oleh UI maupun membuka kesempatan kerjasama yang mungkin terjalin dengan pihak lain. "Walaupun tugas utama Pak Djoko adalah mengawas pemilihan rektor tapi kegiatan rutin harus tetap dijalankan," katanya menjelaskan.

Mengenai sejumlah dekan fakultas UI yang dicopot oleh rektor Gumilar Rusliwa Somantri beberapa waktu lalu, M Nuh menyatakan, keputusan tersebut tergantung keputusan Pak Djoko. "Kewenangan tersebut ada pada Pak Djoko dan MWA," tukasnya. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป