Dana Rehabilitasi Sekolah Digerogoti Oknum Pemerintah

Jum'at, 10 Agustus 2012 18:14 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Dana Rehabilitasi Sekolah Digerogoti Oknum Pemerintah Ilustrasi : lensaindonesia.com. CIBINONG - Jumlah dana rehabilitasi yang dialokasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk perbaikan ruang kelas mulai dari skala rusak ringan, sedang, hingga berat di berbagai wilayah Nusantara sangat besar. Namun, hal ini justru disalahgunakan oleh sejumlah oknum tidak bertanggung jawab.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Didi Kurnia dalam kunjungan Safari Ramadan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di SMPN 01 Cibinong (RSBI), Bogor. Didi mengungkapkan, pihaknya menemukan laporan adanya oknum-oknum yang mengatasnamakan pemerintah untuk meminta dana rehabilitasi yang diterima sekolah.

"Maraknya perimintaan dana atas dana rehabilitasi yang diterima sekolah dengan mengatasnamakan pemerintah pusat maupun daerah membuat kami membentuk satgas untuk memantau kejadian tersebut. Sudah ada beberapa kepala sekolah yang tertipu dan memberikan persenan kepada mereka dari dana rehab tersebut," ujar Didi di SMPN 01 Cibinong (RSBI), Bogor, Jumat (10/8/2012).

Dia menegaskan, jika ada yang datang mengatasnamakan Mendikbud, Dinas Provinsi, maupun Dinas Kabupaten Bogor dan meminta dana, itu tidak benar. Sehingga, para kepala sekolah tidak perlu memberikan berapapun dana yang mereka minta.

Sementara itu M Nuh mengimbau agar para kepala sekolah yang menerima dana bantuan tidak begitu saja mempercayai pihak-pihak yang mengatasnamakan pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah. Bahkan, pada kesempatan tersebut, M Nuh mengundang para kepala sekolah yang memiliki pengalaman serypa di sekolah mereka.

"Saya tidak punya bukti tentang kejadian ini. Makanya sekarang saya mencari kesaksian. Apa iya, benar dana tersebut dipotong baik oleh Dirjen, Dinas Provinsi, atau kabupaten?" papar M Nuh.

Dalam kunjungan ini, M Nuh ingin memastikan karena dapat banyak kabar tentang peristiwa ini sehingga kejadian seperti ini harus diberantas. Maka, M Nuh pun membentuk tim untuk mengawal penyaluran.

"Ini program strategis yang bagus jadi pelaksanaannya harus dikawal. Jangan sampai program bagus ini dikotori," tukasnya.

Terkait dana bantuan rehabilitasi ruang kelas yang diterima oleh para kepala sekolah di Kabupaten Bogor, Didi mengimbau agar mereka memanfaatkan dana dengan baik. Bukan hanya kuantitas tapi juga kualitas.

"Kami Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sangat mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud yang telah menaruh perhatian kepada kami atas banyaknya bantuan yang telah kami terima. Bahkan, di akhir Desember semua sekolah SD rusak berat selesai dibangun," tandasnya.
(rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป