Minyak Jelantah Jadi Pembersih Lantai

Jum'at, 03 Agustus 2012 09:34 wib | -

Image: Corbis Image: Corbis YOGYAKARTA - Minyak jelantah atau limbah minyak goreng biasanya hanya dibuang oleh ibu-ibu rumah tangga dan warung makanan kaki lima. Minyak yang sudah pernah dipakai tersebut sudah tidak sehat untuk dikonsumsi. Namun, siapa sangka jika minyak jelantah bisa dimanfaatkan sebagai pembersih lantai?

Adalah Hasan Ashari, Asri Novianti, C Nulat Panggayuh Mahardika, dan Wahana Cahya Wibawa, mahasiswa Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berhasil memanfaatkan minyak jelantah untuk dijadikan pembersih lantai. Para mahasiswa yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) berhasil membuat minyak jelantah "Karbol Milan".

Karbol Milan diproduksi dalam beberapa varian aroma, yaitu aroma jeruk nipis, apel, bougenvil, dan melati. Karbol Milan dikemas dengan botol plastik bening berukuran 600 ml disertai label produk dan petunjuk penggunaan. Proses produksi Karbol Milan dibagi menjadi tiga tahapan, yakni tahap penjernihan minyak jelantah, tahap pembuatan karbol dan tahap pengemasan produk.

"Karbol merupakan produk pembersih lantai yang banyak digunakan oleh masyarakat. Produk pembersih lantai produk kami lebih ekonomis," ungkap Asri.

Satu botol Karbol Milan tersebut dibanderol dengan harga Rp4.500. Namun, bagi pihak yang ingin bekerjasama sebagai mitra maka harganya bisa turun menjadi Rp4.000 per botol.

"Selain itu, produk ini juga belum dikenal masyarakat luas sehingga diperlukan strategi promosi dan pemasaran guna memperkenalkan produk ini. Strategi promosi dan pemasaran yang telah kami lakukan baru melalui media internet, pamflet, gelar produk, demo produk, dan menjalin kemitraan," tambah Hasan .(ratih keswara/koran si) (//rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป