Bersihkan Air dengan Kulit Singkong

Selasa, 31 Juli 2012 18:13 wib | Annisa Riris Saputri - Okezone

Image: Corbis Image: Corbis JAKARTA - Siapa sangka, kulit singkong yang biasanya dibuang begitu saja mampu menjadi solusi atas kesulitan mencari air bersih.

Adalah Heri Choirida dan Tinawati yang menyulap limbah kulit singkong sebagai media penyaring air dari berbagai logam berat. Bahkan, penemuan kedua mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) ini mampu meningkatkan kualitas air.

Heri menjelaskan, kandungan karbon dalam kulit singkong berpotensi menyerap berbagai logam berat yang larut dalam air. Potensi ini memungkinkan kulit singkong diolah menjadi bahan serap alami atau berupa alat penyaring air.

"Komponen dalam alat penyaring air saat ini hanya berfungsi sebagai pemurni air. Namun limbah kulit singkong yang telah diolah dalam bentuk serbuk diaplikasikan dalam alat tersebut, ternyata dapat meningkatkan kualitas air sehingga kadar logam dapat diserap oleh serbuk kulit singkong," kata Heri seperti dikutip dari keterangan tertulis Undip kepada Okezone, Selasa(31/7/2012).

Pengolahan kulit singkong menjadi media penyerap logam berat di air tidaklah rumit. Heri menjelaskan, limbah kulit singkong dibersihkan, lalu dijemur, kemudian ditumbuk, hingga didapati serbuk yang bisa digunakan sebagai penyaring air.  Kemudahan tersebut pulalah yang membuat Heri berharap inovasinya dapat dikembangkan lagi.

"Dengan begitu, masyarakat tidak akan kesulitan lagi mendapatkan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas air hingga ke pelosok-pelosok negeri, terutama di sekitar daerah industri pengolahan logam dan tambang," harapnya. 

Selain aplikatif, inovasi duet mahasiswa Undip ini juga diganjar predikat sebagai Juara II dalam lomba tingkat universitas se-Jawa Tengah kategori bidang pertanian Lomba Karya tulis Inovatif Mahsiswa (LKTIM).  (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป