KM ITB: RUU PT Musuh Bersama!

Jum'at, 13 Juli 2012 15:32 wib | Iman Herdiana - Okezone

Foto : Aksi teatrikal KM ITB menolak pengesahan RUU PT/Iman Herdiana-okezone Foto : Aksi teatrikal KM ITB menolak pengesahan RUU PT/Iman Herdiana-okezone BANDUNG - Keluarga Mahasiswa (KM) Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan aksi penolakan terhadap pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Pendidikan Tinggi (PT) menjadi UU. Rencananya, RUU tersebut akan disahkan DPR hari ini, Jumat (13/7/2012). Aksi penolakan dilakukan di Jalan Cikapayang, tepat di bawah flyover Pasupati, yang diikuti 50 mahasiswa.

KM ITB menilai, RUU PT merupakan musuh bersama, bukan hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi rakyat Indonesia. "RUU PT musuh bersama, bukan hanya kepentingan perguruan tinggi saja, bukan hanya isu elitis saja tapi menyangkut hajat hidup orang banyak," ungkap Wirana, Menko Kebijakan Publik KM ITB, di sela aksinya, Jumat (13/7/2012).

Dia mengaku, KM ITB sudah berkonsolidasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jawa Barat, BEM Seluruh Indonesia (BI), dan organisasi mahasiswa lainnya.

Menurut Wirana, ada dua poin yang menjadi ruh RUU PT yang bahaya bagi pendidikan Indonesia jika disahkan. Pertama, adanya pasal yang mengatur otonomi keuangan PT.

"Otonomi keuangan PT itu kebablasan. Pemerintah mengklaim nantinya lepas tanggung jawab terhadap pendidikan. Pendidikan akan diarahkan jadi PT yang otonom yang berorientasi kepada profit atau bisnis, yang seharusnya berorientasi kepada  akademik," katanya menjelaskan.

Poin kedua, lanjut Widana, adanya internasionalisasi pendidikan. Wirana menilai, internasionalisasi ini konyol karena membolehkan pihak asing masuk ke kampus-kampus Indonesia.

"Internasionalisasi ini nantinya seperti UU Migas, akan ada alih teknologi (metode) pendidikan tapi akhirnya pihak asing malah mencengkram. Mahasiswa kita malah jadi kuli terdidik," imbuhnya.

Aksi tersebut memancing perhatian para pengguna jalan. Peserta aksi membentangkan poster yang bertuliskan menolak RUU PT.Peserta aksi juga melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan mahasiswa ibarat kuli atau robot akibat adanya RUU PT. Meski demikian, aksi tidak mengaggu arus lalulintas dan tampak beberapa petugas kepolisian mengawal aksi tersebut. (mrg)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป