Pede, Kunci Sukses Tembus Wawancara Kerja

Selasa, 10 Juli 2012 09:02 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Ilustrasi : Corbis Ilustrasi : Corbis JAKARTA - Wawancara kerja menjadi momok bagi sebagian orang. Sebab, banyak orang yang terpaksa gagal dalam wawancara kerja meski memiliki kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah modal yang sangat penting bagi pencari kerja dalam menghadapi wawancara kerja, yaitu sebuah kepercayaan bahwa dirinya memiliki potensi yang besar untuk mengisi lowongan yang tersedia. Maka, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pun menggelar acarta bertajuk “Impress Your Interviewer–Tips & Trick.”

“Si perusahaan mencari yang terbaik untuk posisi tersebut. Maka, kamu harus percaya bahwa kamu orang yang tepat untuk posisi itu,” ujar Recruitment Assesment Bakrie Telecom Pusat, Nurdrajat Sumadyana yang didapuk sebagai pembicara, seperti disitat dari laman Unpad, Selasa (10/7/2012).

Menurut Nurdrajat, salah satu kunci sukses dalam melakukan interview dimulai dari persiapan. Dalam hal ini, sang pencari kerja harus tahu kapasitas yang dia miliki dan mengenal perusahaan serta pekerjaan yang akan dilamar. "Siap terhadap pertanyaan dan terus melakukan latihan merupakan hal lainnya yang patut menjadi perhatian," kata Nurdrajat.

Dia menambahkan, ketika memulai sebuah interview, penting untuk memperhatikan bahasa tubuh diri kita dan interviewer. Bahasa tubuh yang kurang baik pada saat wawancara akan sangat berpengaruh terhadap penilaian pewawancara. "Wawancara kerja tak akan lepas dari pertanyaan-pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang pasti muncul adalah mengenai kehidupan si pencari kerja. Jika memungkinkan, jangan pernah ceritakan diri anda yang sudah muncul di dalam CV. Anda lebih baik menceritakan achievement, pengalaman anda, dan sebagainya,” tuturnya.

Saat menjawab pertanyaan pewawancara, kata Nurdrajat, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan, yakni mendengarkan, mengilustrasikan jawaban, tetap spesifik dalam menjawab, dan beri jeda waktu ketika merespon pertanyaan.

Dalam kesempatan tersebut, dia menjelaskan beberapa poin yang dicari oleh perusahaan untuk menjadi salah satu nominasi pekerjanya, yaitu multitalent, antusiasme, motivasi, dan komitmen yang tinggi. "Selain itu, perusahaan juga mencari orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang cukup baik, kemampuan bekerja secara tim, seorang problem solver, memiliki kapasitas sebagai seorang pekerja keras, inisiatif dan percaya diri, serta memiliki balanced personality baik. Artinya bisa menempatkan diri, kapan harus serius dan kapan seseorang harus supel dalam berkomunikasi," imbuhnya.

Sementara itu, pembicara lainnya, yakni Nova Liana Tahita menambahkan, dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi untuk memulai sebuah wawancara kerja. “Jangan merasa ragu untuk menjual diri kepada user, karena kita yakin memiliki potensi,” tukas Nova.(mrg) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป