Sapu Angin ITS Kalah dari Garuda ITB

Jum'at, 06 Juli 2012 15:03 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Foto : ITS Foto : ITS JAKARTA - Peningkatan berhasil ditorehkan oleh tim Sapu Angin (SA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada ajang Shell Eco-Marathon (SEM) kali ini. Namun, peningkatan tidak hanya dialami SA tapi juga tiap peserta sehingga hasil pertandingan makin sulit ditebak.

"Tahun ini pencapaian lebih baik dibanding tahun lalu. Untuk kategori urban concept dengan bahan bakar Fatty Acid Methyl Ester (FAME), mobil SA 7 mencapai efisiensi hingga 191 kilometer (km) per liter," ujar Bambang Pramujati, seperti dikutip dari ITS Online, Jumat (6/7/2012).

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, SA 4 hanya mencapai efisiensi 150 km per liter. Meskipun demikian, SA 4 berhasil menjuarai kategori urban concept dengan bahan bakar FAME pada SEM 2011. Sayangnya, hasil baik ini belum cukup membawa tim SA pada posisi aman. Rival senegeri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) justru berhasil melampaui. Perolehan efisiensi hingga 192 km per liter menempatkan ITB pada posisi pertama di kelas urban concept berbahan bakar FAME untuk sementara.

Selisih antara SA 7 dari ITS dan Garuda dari ITB memang sangat kecil. Bambang mengungkapkan, hal tersebut masih belum bisa menjadi acuan hasil akhir. "Setidaknya masih tersisa empat kali lagi kesempatan race," tandasnya.

Untuk race selanjutnya, tim SA optimis dapat mencetak hasil yang lebih baik. Dari lima kali race, nantinya akan diambil satu hasil terbaik. Barulah dapat ditentukan juara dari kategori urban concept berbahan bakar FAME. "Kita akan kembali melakukan setting engine," imbuh Bambang.(mrg) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป