Reach, Asah Kreativitas & Kebersamaan Pemuda Indonesia

Rabu, 04 Juli 2012 10:50 wib | Heidy Ariane - Okezone

Reach, meningkatkan kreativitas dan rasa kebersamaan generasi muda Indonesia. (Foto: Reach) Reach, meningkatkan kreativitas dan rasa kebersamaan generasi muda Indonesia. (Foto: Reach) JAKARTA - Yayasan Pandita Sabha Buddha Dharma Indonesia (YPSBDI) mengadakan sebuah ajang pengembangan kreativitas bagi anak muda Indonesia, Ready to take the Challenge (Reach) 2012. 
 
Reach adalah kegiatan youth camp yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak muda. Di sini, para peserta dapat mengikuti berbagai macam workshop yang paling mereka minati. Selain itu, Reach juga merupakan ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar “Kontingen Terbaik” dan membawa pulang piala api Reach ke daerah masing-masing.
 
Reach diselenggarakan pada 1-8 Juli 2012 di Kompleks Kuil Myogan, Megamendung, Bogor. Kegiatan ini diikuti 700 anak muda berusia 11-28 tahun dari 19 propinsi di seluruh Indonesia. Seluruh peserta bisa memilih workshop yang ditawarkan yakni studio Shadow Dance, studio Video Scratch dancing, studio Fashion Stylist, Studio Make Up and Wardrobe, studio Public Speaking, studio musik dan studio vokal.
 
Dengan mengangkat tema “We be ONE”, Reach ingin mengajak seluruh anak muda untuk bekerjasama dan bersatu dalam mencapai sebuah impian. Tema ini diambil dengan melihat sejumlah fenomena sosial yang terjadi pada anak muda di Indonesia. Menurut Budi Santoso, Penanggung Jawab bagian generasi muda YPSBDI, menyatukan keanekaragaman dan perbedaan bukanlah pekerjaan mudah, seringkali dapat menyulut perkelahian/tawuran ketimbang menjadi sebuah potensi kekuatan. “Anak muda harus memiliki mimpi yang besar dan mimpi yang besar hanya akan terwujud jika semua pihak mau bekerjasama, bersatu mencapainya, ‘ kata Budi.
 
Kegiatan yang sudah diselenggarakan lima kali ini melibatkan sejumlah profesional sebagai pengajar, yaitu Rusdy Rukmarata dan EKI Dance Company (Studio Shadow Dance),  Ichwan Thoha (fashion stylist), Oni Krisnerwinto (studio musik), Uli Herdinansyah dan Mo Sidik Zamzami (Studio Public Speaking) dan Andino Siahaan (Studio Vokal). Selain itu, ada juga kelas-kelas pengenalan profesi seperti kelas promotor, kelas diplomat, kelas arkeolog dan kelas pilot.
 
“Melalui Reach, peserta diajak untuk mengenal keragaman, bekerjasama dan mau mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan diri sendiri tanpa adanya konflik atau perkelahian,” ujar Ketua Pelaksana Reach 2012 Irwan Prasidha.
 
Irwan berharap, melalui Reach, seluruh peserta mau memiliki rasa kepedulian yang tinggi dan bisa bekerjasama satu sama lain dalam mencapai tujuan yang lebih besar. (ADV)
(rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?

Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Duh, harus rajin belajar nih. Sebelum menghadapi UN, perlu ritual khusus nggak sih buat kalian? Kirimkan pendapat kalian ke rubrik Suara Mahasiswa periode 8-16 Maret 2014 dengan tema "UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?" ke alamat email kampus@okezone.com. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling kece pastinya.. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป