Unsoed Tambah Dua Guru Besar

Rabu, 27 Juni 2012 17:24 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Foto : Rektor Unsoed, Edy Yuwono/Unsoed Foto : Rektor Unsoed, Edy Yuwono/Unsoed JAKARTA - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menambah dua jumlah guru besar (gubes). Mereka adalah Suwarto gubes ke-47 dan Sri Suhermiyati sebagai gubes ke-48 di kampus tersebut.

Rektor Unsoed Edy Yuwono menyebut, pengukuhan kedua gubes ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan bagi universitas. Dia menambahkan, penelitian yang dilakukan oleh Suwarto tentang padi yang memiliki kandungan zat besi (Fe) tinggi serta menyulap limbah menjadi penyumbang produk hewani yang sehat besutan Sri Suhermiyati, memberikan keyakinan bahwa suatu masalah harus dipecahkan dengan pendekatan multidisiplin.

“Kekurangan gizi dan pemenuhan kebutuhan gizi, dalam hal ini protein merupakan permasalahan kesehatan di masyarakat. Namun ternyata kepakaran di bidang pertanian dan peternakan memiliki sumbangsih dalam menyelesaikan masalah tersebut,” kata Edy, seperti dilansir dari laman Unsoed, Rabu (27/6/2012).

Edy mengungkap, untuk menjaga kualitas kepakaran, haruslah berpegang pada nilai-nilai etika ilmiah yang berlaku. “Keharusan mendeskripsikan gagasan dan temuan ilmiah (Communalism), terbebas dari sekat-sekat geografis dan politis (Universalism), bebas dari kepentingan pribadi dan golongan (Disinterestedness), mengutamakan keaslian dan menghindari plagiat (Originalities), serta kritis baik terhadap karya sendiri maupun karya orang lain (Skepticism). CUDOS adalah nilai-nilai ilmiah yang harus kita pegang,” tuturnya.

Dia meyakini, dengan dikukuhkannya dua gubes baru ini akan menggairahkan semangat para civitas academica yang lain untuk terus berinovasi untuk kemaslahatan bangsa. "Kedudukan guru besar bukanlah sebagai akhir dari proses, namun justru awalan untuk semakin mengembangkan keilmuan dalam kerangka keilmuan itu sendiri. Kebebasan akademik dan merefleksikan proses pembelajaran sepanjang hayat yang sesungguhnya," imbuhnya.(mrg) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป