Aksi Miliarder Indonesia Bangun Pendidikan

Senin, 25 Juni 2012 11:35 wib | Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone

Aksi Miliarder Indonesia Bangun Pendidikan Foto: dok. Forbes KESUKSESAN tidak membuat para miliarder ini lupa berderma. Sebagai filantropis, mereka pun membangun berbagai perguruan tinggi, membangun tim basket bagi para pemuda di daerah tertinggal, hingga membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana.

Forbes, Senin (25/6/2012), melansir daftar para filantropis Tanah Air yang menaruh perhatian pada pendidikan dan generasi muda.

Ciputra (80)

Pemilik perusahaan pengembang properti Ciputra Grup ini mendirikan perguruan tinggi yang fokus pada bidang entrepreneurship (wirausaha), Universitas Ciputra pada 2006. Ciputra menanamkan dana USD10 juta untuk kampus yang berlokasi di Surabaya ini.

Saat ini, Universitas Ciputra menampung sekira 2.000 mahasiswa yang mempelajari ilmu akunting hingga hukum intelektual atas properti. Lewat kampus ini pula, Ciputra mengirimkan guru-guru menjalani pendidikan di Silicon Valley dan berbagai wilayah di dunia. Ciputra kini sedang merencanakan pembangunan kampus berikutnya.

Gunawan Jusuf (58)

Pemilik pabrik gula Sugar Grup ini mendanai sekolah Sugar Grup yang didirikan mendiang ibunya, Rachmiwaty, dan kini dijalankan oleh saudara perempuannya, Purwati Lee. Sekolah Sugar Grup menyediakan pendidikan gratis untuk 1.900 anak para pekerja hingga jenjang politeknik. Kebanyakan, para orangtua murid bekerja di sekitar ladang tebu.

Didirikan pada 2005, kelima sekolah Sugar Grup berbeda dengan sekolah di sekitarnya. Fasilitas sekolah sudah dilengkapi listrik. taman ebrmain, pendingin udara, dan sambungan internet. Para siswa di sekolah ini mendapatkan makan dua kali dan penganan ringan setiap harinya. Mereka juga mendapatkan seragam, sepatu, dan tas sekolah.

Semua mata pelajaran di sekolah ini disampaikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Sekolah juga menyediakan beasiswa kuliah penuh bagi para siswa berprestasi.

Low Tuck Kwong (64)

Pendiri dan kepala bagian tambang batu bara Bayan Resources ini memberikan donasi kepada berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Singapura, dan Filipina. Tahun lalu, dia memberikan USD3 juta kepada sekolah bisnis di bawah naungan University of Singapore. Tahun ini, donasinya dialamatkan ekpada perpustakaan hukum di sebuah kampus Singapura juga.

Kwong juga mendukung berbagai kelompok kemanusiaan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Samaritans of Singapore dan Children’s Society. Dia juga menyumbang untuk para korban banjir di Thailand.

Tidak hanya dalam bidang pendidikan dan sosial, Kwong pun pedulu pada kehidupan para hewan di kebun binatang di Kalimantan yang menampung lebih dari 100 hewan termasuk beruang madu dan merak, dan rehabilitasi terhadap orangutan untuk dilepas kembali ke alam liar.

Tahir (60)

Pendiri dan pemimpin Mayapada Grup ini telah mendonasikan lebih dari USD50 juta ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Singapura, China dan Amerika Serikat. Tahun ini dia memberikan lebih dari USD24 juta kepada National University of Singapore untuk riset medis.

Tahir sedang menyiapkan 10 ribu laptop kepada para siswa yang membutuhkan dan berprestasi di sekolahnya. Tahir juga merupakan mitra investor di Wahana Mediatama, pemegang lisensi penerbitan Forbes Indonesia. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »