Digugat ke PTUN, Pilrek UI Ditunda

Sabtu, 23 Juni 2012 12:02 wib | Marieska Harya Virdhani - Okezone

Ilustrasi : ist. Ilustrasi : ist. DEPOK – Agenda besar Universitas Indonesia (UI) untuk memilih rektor pada 7 Agustus mendatang harus tertunda. Hal ini terjadi lantaran terdapat gugatan terhadap UI yang dilayangkan oleh kelompok eks-Senat Universitas (SU) yang dibubarkan ketika dibentuknya masa transisi beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, SU saat itu dibubarkan karena terdapat kekisruhan di UI mengenai landasan hukum menggunakan PP 66 atau PP 152. Saat itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengeluarkan keputusan agar UI membentuk transisi dan tetap mempertahankan Majelis Wali Amanat (MWA) dan pembubaran SU. Hingga akhirnya kini terbentuk MWA yang baru diketuai oleh Said Agil Siradj dan juga pembentukan Senat Akademik Universitas (SAU).

Tidak terima, saat itu ex-Senat Universitas (SU) menggugat UI ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Pada 12 Juni PTUN mengeluarkan putusan seka yang salah satu klausulnya berbunyi, semua kegiatan di UI tidak boleh dilakukan sampai ada keputusan dari PTUN, termasuk pemilihan rektor.

“Kami MWA tentu harus mematuhi putusan sela PTUN tersebut. Kami ingin agar hukum dipatuhi, sampai ada putusan akhir PTUN dan juga keputusan Mendikbud nanti. Karena itu pemilihan rektor harus tertunda, ada perubahan schedule,” ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Rektor UI, Endriartono Sutarto saat berbincang dengan Okezone, Jumat malam (23/6/2012).

Terkait dengan jadwal demisioner Rektor UI saat ini, yakni Gumilar Rusliwa Somantri pada 14 Agustus mendatang, Endriartono mengungkapkan, keputusan itu tergantung PTUN. Opsi lainnya, kata dia, bisa saja menunjuk pejabat rektor sementara (PJS) sampai pemilihan rektor dilakukan.

“Ini yang masih kami bahas. Hasil putusan sela itu masih kami pelajari, apa masa jabatan rektor diperpanjang atau menunjuk pejabat sementara. Pemilihan rektor jadwalnya masih tergantung hasil PTUN,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya, setelah pendaftaran rektor dibuka, banyak bakal calon rektor yang sudah mengambil berkas. Jumlahnya, kata dia, lebih dari 10 orang. “Saya tidak memperhatikan satu per satu siapa saja orangnya, yang jelas sudah lebih dari 10. Ada juga yang dari Australia,” ungkapnya.(mrg) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?

Ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Duh, harus rajin belajar nih. Sebelum menghadapi UN, perlu ritual khusus nggak sih buat kalian? Kirimkan pendapat kalian ke rubrik Suara Mahasiswa periode 8-16 Maret 2014 dengan tema "UN Perlu Pakai Ritual Nggak Sih?" ke alamat email kampus@okezone.com. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling kece pastinya.. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป