Thassaralah Bagi Cerita Rasanya Ikut Pertukaran Pelajar

Rabu, 23 Mei 2012 17:01 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Thassaralah Bagi Cerita Rasanya Ikut Pertukaran Pelajar Foto : UGM JAKARTA - Pertukaran pelajar menjadi kesempatan langka yang kaya akan manfaat. Menambah koleksi teman, mengenal budaya negara lain, serta memperkaya pengetahuan dan cara pandang tentang berbagai adalah paket lengkap yang diraih oleh peserta pertukaran pelajar internasional.

Thassaralah, mahasiswi Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mendapat kesempatan tersebut. Dia terpilih sebagai duta Indonesia dalam International Exchange Participants yang diselenggarakan oleh AIESEC LC Engec-Guap di Saint Petersburg, Rusia. Program ini  merupakan Beasiswa Unggulan Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang diisei dnegan serangkaian kegiatan pada Maret lalu.

Selain sebagai wadah pertemuan mahasiswa dari seluruh penjuru dunia, program ini bertujuan untuk menggali potensi kepemimpinan mahasiswa dan memberikan kontribusi bagi masyarakat global serta membangun jaringan dan persahabatan. Beberapa negara yang turut berpartisipasi dalam program AIESEC LC Engec-Guap kali ini di antaranya, Brazil, Jepang, dan China.

"Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari berbagai negara melakukan kerjasama untuk memberikan kontribusi terhadap isu-isu global, seperti pendidikan, kebudayaan, kemiskinan, kesehatan, dan lingkungan. Berbagai potensi yang dimiliki mahasiswa, seperti kepemimpinan, kerjasama, dan toleransi akhirnya terasah," ujar Thassaralah, seperti dilansir laman UGM, Rabu (23/5/2012).

Bertempat di St.Petersburg State University of Engineering & Economics, berbagai isu sosial, lingkungan, politik, dan budaya disampaikan melalui media film pendek. Pada kesempatan tersebut Thassaralah mengangkat tema sosial seputar kemiskinan di negara berkembang. Dia menyoroti permasalahan pendidikan dan berbagai bentuk kreativitas masyarakat yang bekerja pada sektor informal, seperti kehidupan di kota budaya Yogyakarta. Film pendek ini dibuat Unit Kegiatan Mahsiswa Fakultas Geografi, Bengkel Kesenian Geografi (Bekage) secara bersama-sama. Sedangkan topik kemiskinan diangkat berangkat dari MDGs 2015 berupa kerjasama PBB terhadap pengurangan masalah kemiskinan dan upaya mencapai target pembangunan pada 2015.

"Tema memerangi kemiskinan dan mencapai pendidikan dasar bagi seluruh dunia tersebut merupakan salah satu dari delapan tujuan kesepakatan global," paparnya.

Thassaralah mengatakan, kebiasaan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi sesuatu yang menarik dalam forum ini. Dia sangat merasakan bahasa tersebut sebagai bahasa pemersatu mahasiswa dari seluruh belahan dunia. Berbagai kegiatan diskusi yang digelar mengusung tema-tema menarik mengenai budaya masing-masing negara, tentang seni patung, seni lukis, seni pakaian, seni tari, seni bangunan, dan lain-lain. "Semua bisa saling bertukar informasi mengenai perbedaan budaya dari berbagai negara," ujar Thassaralah menambahkan.

Thassaralah mengaku mendapat banyak pengalaman berharga karena Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciale (AIESEC) membantu mengembangkan potensi mereka. AIESEC sendiri merupakan organisasi internasional untuk para pemuda-pemudi yang terbesar di dunia. "Betapa berharganya pengalaman ini. Saya bisa bertukar informasi dan berdiskusi langsung di forum internasional. Berkat Beasiswa Unggulan Kemdikbud ini pula saya bisa tampil dan mewujudkan cita-cita untuk turut serta dalam konferensi di level internasional," pungkasnya.(mrg) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »