FK UMI Miliki Student's Center

Senin, 23 April 2012 14:52 wib | Herni Amir - Koran SI

Ilustrasi: ist. Ilustrasi: ist. MAKASSAR - Geliat organisasi dan kegiatan kemahasiswaan di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, akan kian terasa dengan kehadiran Student's Centre. Di sini, para mahasiswa FK UMI bisa memusatkan aktivitas mereka baik intra maupun ekstrakurikuler. 

Peresmian gedung berlantai dua yang berada di belakang Gedung Utama FK ini ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan nasi tumpeng oleh Rektor UMI Prof. Dr. Masrurah Mokhtar, MA. yang didampingi oleh Dekan FK UMI Prof. Dr. dr. Syarifuddin Wahid, para wakil rektor, para direktur rumah sakit di Makassar, dan civitas academica UMI.

Prof. Masrurah mengatakan, keberadaan gedung sebagai pusat organisasi dan bertukar pikiran ini merupakan salah satu upaya membentuk karakter mahasiswa agar siap menghadapi masyarakat yang lebih luas dan dunia kerja.  Tidak hanya itu, di gedung ini, mahasiswa juga bebas menyalurkan minat dan bakat mereka.

"Organisasi membentuk karakter mahasiswa. Proses inilah yang diperlukan dalam beradaptasi setelah mahasiswa lulus dan mempunyai tanggung jawab sosial yang lebih besar," ujar Masrurah, kemarin.

Masruroh menambahkan, gedung ini merupakan sumbangan dana Persatuan Orangtua Mahasiswa dan Dosen (POMD).  Dia pun berharap agar fakultas lain melakukan kegiatan serupa.

Sementara itu, Dekan FK UMI Syarifuddin Wahid  mengatakan, pusat kegiatan mahasiswa FK UMI ini dibangun dengan biaya Rp500 juta, termasuk di dalamnya sarana dan prasarana. Lantai dasar diperuntukkan sebagai kantor badan eksekutif mahasiswa (BEM), unit-unit kegiatan otonom, dan tim bantuan medis. Sedangkan lantai dua dapat digunakan sebagai ruang pertemuan yang dapat menampung 150 orang. Semua ruangan dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC).

Syarifuddin berharap, apa yang telah dibangun dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik, termasuk di dalamnya alat-alat musik. "Mahasiswa FK UMI harus memiliki jiwa seni, karena kelak yang aadapi adalah manusia, sehingga perlu pendekatan seni dalam melayani," ungkapnya. (Herni Amir/Koran SI/rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014
  • 02
    Mei
    Jum'at, 02 Mei 2014
    ITS Expo 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป