Taklukkan Seven Summits, Mahitala Unpar Tulis Buku

Kamis, 19 April 2012 13:26 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Tim Mahitala Unpar (Foto: dok. okezone) Tim Mahitala Unpar (Foto: dok. okezone) JAKARTA - Setelah berhasil menaklukkan tujuh puncak tinggi di tujuh benua, tim Indonesia Seven Summits Expeditions Mahitala Universitas Parahiyangan (Unpar) atau ISSEMU kini meluncurkan buku bertajuk Menapak Tiang Langit.

Empat pendaki yang tergabung dalam Tim ISSEMU tersebut, yakni Sofyan Arief Fesa, Xaverius Frans, Broery, dan Janatan, berbagi kisah sukses mereka dalam mengukir prestasi menjadi tim mahasiswa Indonesia pertama yang menjadi The Seven Summiters. Dalam buku tersebut tertuang suka duka para pendaki muda itu bersama tim yang selalu berada di balik mereka.

"Dua setengah tahun lalu kami memulai perjalanan ini yang diawali dengan Ekspedisi Sudirman. Itu menjadi langkah awal untuk meneruskan perjalanan dan bentuk komitmen kami untuk menaklukkan puncak tertinggi lainnya," kata Sofyan di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2012).

Dia menyebutkan, Menapak Tiang Langit merupakan sejarah baru olahraga pendidikan dan dapat menjadi sumber inspirasi bagi pemuda lainnya. "Semoga bisa menginspirasi pemuda dalam olahraga serupa," harapnya.

Sementara Rektor Unpar Robertus Wahyudi Triweko mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan keempat mahasiswanya. Dia menyatakan, keberhasilan tim ISSEMU tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak.

"Atas prestasi ini, Mahitala jadi salah satu program UKM unggulan Unpar. Keberhasilan ini menunjukkan kerja sama antara teman-teman pendaki maupun sponsor dan pihak pendukung lainnya bisa dibangun dengan baik sehingga menjadi pengalaman berarti bagi mereka," kata Triweko.

Triweko menambahkan, pencapaian tim ISSEMU berawal dari sebuah impian seorang alumni Unpar, Sani Handoko. Namun, Sani yang kala itu adalah seorang mahasiswa tidak dapat mewujudkannya lantaran tidak ada biaya.

"Sekarang, impian itu bisa terwujud. Hal ini membuktikan prestasi bisa berhasil dari sebuah impian yang tinggi. Impian tersebut baru bisa terwujud jika ada tekad yang kuat dan berbagai pihak yang menjalankan fuingsinya dengan baik," ujarnya menambahkan. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป