Dirjen Dikti: Penundaan RUU PT Bersifat Teknis

Selasa, 03 April 2012 19:14 wib | Neneng Zubaidah - Koran SI

Image: corbis.com Image: corbis.com JAKARTA - Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso menyebutkan, penundaan pengesahan Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) hanya bersifat teknis.

Menurut Djoko, pemerintah dan DPR sedang memeriksa draft RUU PT dari segi bahasa dan disesuaikan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. "Penundaan ini tidak terjadi karena ada yang direview ulang pasal per pasal. Kami sekarang masih mensinkronisasi dan mengharmonisasi rumusan yang ada dalam draft ruu itu," Djoko mengungkapkan, Selasa (3/4/2012).

Mantan Rektor ITB ini menambahkan, kementerian memandang penting semua isu dan tidak mengistimewakan pasal per pasal. Dia beranggapan, adanya tahapan selanjutnya bagi pendidikan vokasi hingga doktor sangat penting. Begitu pula dengan pembentukan badan akreditasi perguruan tinggi mandiri dan tidak lagi mengandalkan Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT saat ini.

Mengenai tata kelola, ujarnya, tidak ada lagi pembedaan status antara otonomi, badan layanan umum ataupun non otonomi karena dalam draft hanya menyebutkan PTN sebagai lembaga negara dapat mempunyai tata kelola yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Selain itu, pemerintah akan memperbanyak berbagai program beasiswa bagi mahasiswa dari kalangan ekonomi lemah untuk memperluas keterjangkauan akses pendidikan.

RUU PT ini dibahas setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Undang Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) Maret 2011. RUU PT dimaksudkan sebagai payung hukum atas kekosongan peraturan karena hangusnya UU BHP tersebut. Tidak hanya RUU PT, RUU Pendidikan Kedokteran juga batal dibahas dalam paripurna kemarin. Pembahasannya di paripurna harus diundur hingga Komisi X DPR siap membawanya ke paripurna. (Neneng Zubaidah/Koran SI/rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป