Mahasiswa Harus Berjiwa Entrepreneur

Selasa, 20 Maret 2012 17:05 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Mahasiswa Harus Berjiwa Entrepreneur Image: corbis.com JAKARTA - Maraknya pembentukan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa kerap dilakukan oleh setiap perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Tidak terkecuali Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Rektor Undip, Sudharto mengungkapkan, para mahasiswa wajib memiliki jiwa entrepreneur sebab seorang wirausaha memiliki kontribusi yang luas bagi semua pihak.

"Pengusaha mempunyai kontribusi bagi pembangunan. Dunia usaha dewasa ini menjadi mesin pertumbuhan karena pengusaha mampu membuka lapangan kerja dan lapangan usaha," kata Sudharto dalam acara seminar wirausaha seperti dikutip dari laman Undip, Selasa (20/3/2012).

Dia pun menyebutkan, tidak hanya para mahasiswa yang harus memiliki jiwa kewirausahaan. Para alumni juga harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja.

"Alumni Undip jangan hanya berharap untuk menjadi pegawai tapi juga harus berani berwirausaha. Di Undip, kami sudah membekali mahasiswa dengan mata kuliah kewirausahaan dengan dosen yang sudah mendapat pelatihan sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, narasumber lainnya, yakni Managing Director Lynx Films Kemal Arsjad mengatakan, untuk menjadi seorang wirausahawan dibutuhkan 3D, yaitu daya, data, dan dana. Menurut Kemal, 3D adalah modal awal seorang entrepreneur. Daya berarti soft dan hard skills. Sementara data adalah research dan dana menyangkut investor.

"3D ini sendiri juga harus disesuaikan dengan passion yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Tanpa passion kita tidak akan berkembang," tuturnya.

Dia mengimbau agar para mahasiswa jangan takut kalah atas setiap usaha untuk menjadi seorang pengusaha. Karena dengan memulainya, lanjut Kemal, kita telah mengalahkan ketakutan terbesar dalam diri.

"Itu adalah hadangan awal seorang entrepreneur. Selanjutnya, kamu harus melakukan usaha secara berkelanjutan dan melakukan inovasi, serta perbedaan terhadap para kompetitor. Semua ini harus dilakukan di luar zona aman dan dijalankan secara bekelanjutan," ujarnya menjelaskan.

Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk Bryan Tilaar mengemukakan, Indonesia adalah pretty woman bagi entrepreneur asing. Artinya para pengusaha asing berusaha untuk dapat merebut pasar di Indonesia. Putra Martha Tilaar ini pun berbagi cerita mengenai eksistensi perusahaannya yang harus berjuang dengan kompetitor asing untuk menjadi market leader di negeri sendiri.

"Untuk mengantisipasi persaingan usaha PT Martina  Berto Tbk, perusahaan yang saya pimpin, kami terus membekali setiap karyawan dengan pola pikir entrepreneurship. Kami membangun employee entrepreneurship dengan dukungan internal perusahaan yang memiliki kekuatan entrepreneur yang kuat. Maka perusahaan akan memiliki atmosfer dan semangat untuk terus menjadi market leader," kata Bryan.

Sedangkan CEO PT Jakarta International Management & Rolling Stone Cafe Indonesia   Billy Boen menyebutkan, masih banyaknya pola pikir awal yang salah dari para entrepreneur dalam memulai usahanya. Menurut Billy, kebanyakan orang menjalankan usaha berdasarkan peluang.

"Ada modal kemudian jalankan. Usaha dengan pola pikir seperti ini tidak akan bertahan lama. Seharusnya pola pikir entrepreneur harus diawali dengan beberapa hal, seperti, passion kemudian ditambah idealisme mengenai apa yang terbaik untuk kita. Baru kita padukan dengan peluang bisnis yang ada," tutur Billy.

Selain itu, lanjutnya, untuk terus menggali potensi entrepreneur, kita harus memiliki impian yang besar serta tujuan dari hidup kita. Perpaduan itu semua adalah kunci sukses seorang wirausahawan yang sukses secara berkelanjutan.

"Bisnis yang sukses adalah bisnis yang berguna bagi orang lain, memberikan kebahagiaan bagi kita dan orang lain, serta yang terakhir adalah harus memiliki profit dan berkelanjutan," imbuhnya. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Mahasiswa dan Suara Politik

Dalam urusan memilih pemimpin, apakah suara mahasiswa dalam pemilu juga penting dan ikut menentukan nasib bangsa di masa depan? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 29 Juni - 6 Juli 2014 dengan tema "Mahasiswa dan Suara Politik" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »