Administrasi Negara, Ilmunya Birokrat

Selasa, 13 Maret 2012 09:07 wib | Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone

Administrasi Negara, Ilmunya Birokrat Para menteri termasuk birokrat yang menjalankan negara (ist.) JAKARTA - Mengurusi negara ternyata serupa dengan mengurusi organisasi, hanya saja lingkupnya lebih kompleks.

Karena itulah, dibutuhkan para ahli yang mampu mengelola segala permasalahan negara dan merumuskan kebijakan-kebijakan publik yang berguna bagi kebaikan masyarakat suatu negara. Para ahli ini dicetak melalui pendidikan tinggi di program studi (prodi) Ilmu Administrasi Negara.

Di prodi ini kamu akan mendapat bekal pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi untuk mengidentifikasi, merumuskan masalah serta menyusun alternatif pemecahan masalah administrasi publik.

Secara umum, objek kajian ilmu Administrasi Negara adalah berbagai lembaga kenegaraan, mulai dari tingkat daerah hingga pusat. Masalah-masalah yang dikaji dalam prodi ini biasanya berkaitan dengan kepegawaian, keuangan, perpajakan, pelaksanaan pembangunan, kepemimpinan, dan kebijakan.

Selama studi, kamu juga akan diajari untuk mengapresiasikan pengembangan ilmu administrasi publik berikut metode kajiannya, melakukan penelitian, dan mengomunikasikan hasilnya secara lisan maupun tulisan yang berkaitan dengan tata-kelola pemerintahan yang baik (good governance), profesionalisme birokrasi, kebijakan publik yang rasional, kualitas pelayanan publik, administrasi, dan manajemen pembangunan yang efisien serta demokratisasi.

Setidaknya ada tiga konsentrasi yang dapat kamu pilih pada prodi Administrasi Negara yakni Administrasi dan Manajemen Pembangunan, Kebijakan Publik, serta Manajemen Pelayanan Publik. Nantinya, kamu tidak hanya dapat bekerja di instansi pemerintah, tetapi juga berbagai perusahaan dan lembaga swasta.

Untuk menjadi aparatur negara yang kompeten, kamu bisa memilih kampus-kampus negeri berikut sebagai tujuan studi Administrasi Negara-mu:

1. Universitas Malikussaleh
2. Universitas Sumatra Utara (USU)
3. Universitas Negeri Padang
4. Universitas Andalas (Unand)
5. Universitas Riau (Unri)
6. UIN Sultan Syarif Kasim, Riau
7. Universitas Maritim Raja Ali Haji
8. Universitas Sriwijaya (Unsri)
9. Universitas Bengkulu
10. Universitas Lampung (Unila)
11. Universitas Indonesia (UI)
12. Universitas Padjadjaran (Unpad)
13. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
14. Universitas Diponegoro (Undip)
15. Universitas Sebelas Maret (UNS)
16. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
17. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
18. Universitas Airlangga (Unair)
19. Universitas Brawijaya (UB)
20. Universitas Jember (Unej)
21. Universitas Udayana (Unud)
22. Universitas Nusa Cendana
23. Universitas Palangkaraya
24. Universitas Lambung Mangkurat (Unlam)
25. Universitas Mulawarman (Unmul)
26. Universitas Negeri Makassar (UNM)
27. Universitas Hasanuddin (Unhas)
28. Universitas Tadulako
29. Universitas Haluoleo (Unhalu)
30. Universitas Negeri Manado
31. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)
32. Universitas Pattimura
33. Universitas Cenderawasih (Uncen)
34. Universitas Musamus Merauke. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia

Tahun ini Republik Indonesia memasuki usia 69 tahun. Bagaimanakah anak muda memaknai dan mengisi kemerdekaan Tanah Air? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 15-22 Agustus 2014 dengan tema "Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป