NEWS KAMPUS

Tahun Depan, Ujian Tulis SNMPTN Dihapus

Senin, 12 Maret 2012 08:22 wib
Margaret Puspitarini - Okezone
Suasana ujian tulis SNMPTN (Foto: Rifa/okezone) Suasana ujian tulis SNMPTN (Foto: Rifa/okezone)

JAKARTA - Peningkatan kredibilitas Ujian Nasional (UN) mutlak dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terutama dengan adanya rencana penghapusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur tertulis.

Hal ini disampaikan Dirjen Dikti Djoko Santoso ketika berbincang dengan okezone belum lama ini. Djoko menyebutkan, mulai tahun depan ada yang berbeda dengan pelaksanaan SNMPTN.

"Waktu pelaksanaan pasti tiap tahun berbeda. Namun, untuk tahun depan, jalur tulis SNMPTN sudah tidak ada lagi. Jadi penerimaan mahasiswa baru di PTN hanya melalui dua jalur, yakni SNMPTN jalur undangan dan jalur mandiri," kata Djoko di kantornya, Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan.

Mengenai komposisi, lanjutnya, tetap sama dengan tahun ini. Artinya, SNMPTN memiliki peran dominan dibandingkan jalur mandiri.

"Komposisinya tetap 60-40 untuk jalur undangan dan mandiri. Kalau tahun ini 60 persen masih terbagi dua antara jalur undangan dan tertulis tapi mulai tahun depan, penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi nasional hanya berdasarkan nilai UN dan rapor," ujarnya menjelaskan.

Menurut Djoko, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi UN dan integrasinya dengan perguruan tinggi. Dia menyebutkan, untuk mengaplikasikan kebijakan ini dibutuhkan UN dengan tingkat kredibilitas yang tinggi.

"Untuk itu, kami terus berupaya meningkatkan kredibilitas UN setiap tahunnya. Sehingga ketika kebijakan ini diterapkan, PTN tidak lagi meragukan UN sebagai salah satu syarat penerimaan mahasiswa baru," tutur Djoko.

Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengungkapkan, meski ujian tertulis ditiadakan, ujian keterampilan akan tetap dilaksanakan. "Untuk jurusan atau bidang studi yang menuntut adanya ujian praktik, ujian keterampilan akan tetap dilakukan," ujarnya. (rfa)


Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • yooaa » 0 Tanggapan
    saya rasa pembagian nilai rapot oleh guru ditiap-tiap sekolah itu berbeda-beda. bagaimana dengan sekolah swasta yang gurunya pelit minta ampun ngeluarin nilai
    Beri Tanggapan Laporkan
  • erick, S.Pd.Ing B.A » 0 Tanggapan
    hal ini harus mendapatkan pengawalan dan sosial kontrol masyarakat melalui LSM Penggiat Pendidikan. Karena membuka peluang adanya kongkalingkong lulusan, hal ini di karenakan kendali sepenuhnya di serah kan kepada pihak perguruan tinggi. bisa saja .... tak kita tak perlu pesimis, sepanjang ada kontrol dan pengawasan oleh masyarakat maka yakin tujuan akan mudah tercapai. demikian pula akan semakin maraknya lembaga persiapan pra UMPYN. namun ada sedikit kekuatiran saya dengan masih di tekukannya IPK yang rendah di beberapa daerah di Indonesia. tentu mereka mendapatkan kesulitan masuk perguruan tinggi negri dengan nilai yang pas pasan Salam
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anonymous » 0 Tanggapan
    EH BEGO,MASIH KORUPSI AJA PAKE ACARA NGAPUS" SNMPTN,LO GAK TAU APA ANAK BUAH LO PADA JUAL KUNCI JAWABAN UN.LO MAU UNIV.NEGERI TERPANDANG JADI SUKA TAWURAN GARA-GARA ISINYA MAHASISWA BLANGSAK YANG UJIANNYA PAKE BOCORAN ?? HAH !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • OGNAITE » 0 Tanggapan
    kalau sistemnya mengandalkan nilai rapot dan un jangan harap akan meningkatkan mutu karena NILAI RAPOT : sekarang angka2 yang besar bukan jaminan kalau ia memiliki kemampuan yang besar juga UN :apa lagi dengan un yang emang kecurangan dimana2,klo di un yang tidak belajar aja bisa dapet 100 itu sudah biasa karena mendapatkan amunisi yang sangat top kesimpulan jika sistem seperti ini akan diterapkan maka siap2lah untuk menggalo lubang kubur sendiri bagi pendidikan..................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bp » 0 Tanggapan
    menghpus tes SNMPTN brarti sama sja meningktkn kcurangn,,,,krena jka yang digntungkn hnya nlai UN itu sama sja mnurunkn mutu univrsitas krena bnyk skali nlai2 tnggi yng plsu di UN,,,,Lbih baik hrus tetp diadkn sja,,,,,krena tes UNMPTN bsa untk mengkur kmampuan clon mhasiswa sjauh mna kmampuan mhasiswa i2,,,,,bkan mengandalkan nilai ,,,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

SPEAK UP

Duh, Pusing Pilih Jurusan Nih

Yes, lepas baju putih abu-abu nih. Sekarang bisa pakai baju bebas alias jadi mahasiswa. Tapi, mau pilih jurusan apa ya? Bingung nih. Nah, sebelum masuk SNMPTN dan SBMPTN, sharing tips dan trik milih jurusan yuk buat mereka yang merasa kebingungan ke rubrik Suara Mahasiswa periode 14 Mei-31 Mei 2013. Kirim ceritamu ke kampus@okezone.com disertai data diri dan foto paling oke.

BACA JUGA »