Getting Time...

Sarjana di AS Capai 30 %

Hanna Meinita
Jum'at, 24 Februari 2012 17:00 wib
Ilustrasi. (Corbis)
Ilustrasi. (Corbis)
WASHINGTON - Untuk pertama kalinya, jumlah pemilik gelar sarjana di Amerika Serikat mencapai jumlah 30 persen. Ini merupakan data terbaru yang dirilis oleh Biro Sensus Amerika Serikat.

Menurut data Biro Sensus, pada Maret 2011, kelompok usia 25 tahun atau lebih yang memiliki gelar sarjana di Amerika mencapai 30,4 persen. Dibandingkan pada 1998, pemilik gelar sarjana pad klompok usia ini ‘hanya’ kurang dari seperempat orang.

“Ini merupakan tonggak penting dalam sejarah kami. Bagi banyak orang, pendidikan merupakan jalan untuk mencapai kehidupan yang sejahtera. Semakin tinggi pendidikan yang dimiliki, maka semakin besar kemungkinan mereka memiliki pekerjaan dan mendapatkan uang lebih banyak, terutama bagi pemilik gelar sarjana,” jelas Direktur Biro Sensus Robert Groves.

Data pada Januari 2008 sampai Desember 2010 menunjukkan, orang dengan gelar sarjana memiliki tingkat pengangguran lebih rendah dibandingkan pendidikan di bawah sarjana. Survei ini dilakukan setiap bulan, kecuali satu bulan pada masa resesi ekonomi terakhir (terjadi pada Desember 2007 dan berakhir Juni 2009).

Menurut Biro Sensus, tingkat pengangguran untuk anak putus sekolah tingkat SMA mencapai puncaknya yakni 17,9 persen pada Februari 2010. Sementara pada bulan yang sama, pengangguran untuk pemilik gelar sarjana ‘hanya’ 5,9 persen.

Tingginya tingkat pendidikan diyakini berhubungan dengan kenaikan jumlah pendapatan. Pada 2009, rata-rata jumlah pendapatan bulanan untuk orang dewasa dengan gelar profesional yang bekerja penuh waktu adalah USD11,927 atau setara dengan Rp107,9 juta (Rp9,054 per USD),  sementara pemilik gelar sarjana mendapat gaji rata-rata USD5,455 (Rp49,3 juta). Demikian seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (24/2/2012).

Menurut Biro Sensus, lebih dari sepertiga, atau 20 juta orang dari 56 juta orang pemilik gelar sarjana merupakan lulusan sains dan teknik. Dari 20 juta orang tersebut, empat juta orang lulus dari ilmu sosial dan teknik serta tiga juta lulusan biologi, pertanian dan ilmu lingkungan.(rhs)
TWITTER »
twit