Getting Time...

IAIN Ar Raniry Lepas 668 Lulusan

Salman Mardira
Kamis, 23 Februari 2012 16:55 wib
Image: corbis.com
Image: corbis.com
BANDA ACEH - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar Raniry Banda Aceh mewisuda 688 lulusannya di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.

Sebanyak 143 lulusan program sarjana perguruan tinggi itu dinyatakan lulus dengan predikit sangat memuaskan atau cumlaude.

Ketua panitia wisuda, Prof Amirul Hadi merincikan, 688 wisudawan yang dilepas hari ini paling banyak berasal dari Fakultas Tarbiyah yakni 406 orang.

"Wisudawan dari Fakultas Syariah 134 orang, Fakultas Dakwah 45 orang, Fakultas Adab 45 orang, dan Fakultas Ushuluddin 19 orang. Pascasarajana 39 orang," kata Amirul, Kamis (23/2/2012).

Menurutnya, lulusan yang diwisuda tersebut rata-rata mampu menargetkan selesai kuliah tepat empat tahun atau delapan semester.

"Kami sangat bangga dan kagum dengan prestasi yang diperoleh oleh mahasiswa, meskipun kami akui bahwa kondisi kampus kami terbelah-belah yang berdiri di sudut kota," sebut Pembantu Rektor bidang Akademik IAIN Ar Raniry itu.

Kampus yang letaknya berdampingan dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) ini memang sedang dalam tahap rehabilitasi setelah rusak parah dihantam tsunami 26 Desember 2004.  Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa digelar di tempat-tempat lain, dengan menumpang sementara di kampus-kampus swasta lain. Kondisi ini sudang berlangsung dua tahun.
 
Rektor IAIN Ar Raniry, Profesor Farid Wajdi Ibrahim mengatakan, kehidupan dan proses belajar dan mengajar di kampus induk akan kembali normal dalam waktu dekat ini. Kampus ditargetkan selesai dalam tahun ini.

"Pembangunan kampus sudah memasuki tahap akhir. Mudah-mudahan tidak menjadi hambatan lagi," ujar Farid dalam sambutannya.

Selain percepatan penyelesaian pembangunan kampus, pihaknya juga sedang gencar merintis jalan untuk peningkatan status IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Menurut Farid, Kementerian Agama RI sudah membuka peluang untuk peningkatan status IAIN demi adanya perimbangan ilmu pengetahuan. "Kami tidak ingin terlalu berharap, tapi mohon doa dan dukungan, agar cita-cita UIN yang telah diprakarsai oleh pendahulu membuahkan hasil yang nyata," ujarnya.(rfa)
TWITTER »
twit