Image: corbis.com
JAKARTA - Kamu tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan program doktoral di luar negeri? Dengan biaya sekira USD4.000 kamu sudah bisa mendapatkan gelar PhD dari Selandia Baru.
Hal ini disampaikan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia David Taylor dalam acara diskusi pendidikan tinggi di Selandia Baru. "Untuk mendapatkan gelar PhD di Selandia Baru, para pelajar Indonesia cukup mengeluarkan biaya USD4.000 yang mungkin lebih murah dibandingkan kuliah S-3 di dalam negeri," kata Taylor di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).
Bahkan, lanjut Taylor, sebagai bentuk komitmen kerja sama dengan Indonesia untuk meningkatkan jumlah lulusan pascasarjana dan S-3, pemerintah Selandia Baru meningkatkan jumlah kuota beasiswa tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.
"Tahun ini tersedia 50 beasiswa untuk program S-2 dan S-3 dengan berbagai persyaratan yang ada," katanya menjelaskan.
Dia menyebutkan, sejumlah persyaratan untuk program beasiswa yang bertajuk New Zealand-Asean Scholars Awards (NZ-AS) di antaranya adalah prestasi akademis yang baik serta kemampuan berbahasa Inggris.
"Nilai IELTS harus 5,5. Bahkan di universitas tertentu bisa berbeda, yakni minimal 6,5. Tidak hanya itu, mereka harus memiliki pengalaman bekerja selama dua tahun," tutur Taylor.
Senior Adviser Education New Zealand (ENZ) Stijn Te Strake yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menambahkan, para pelajar yang mengikuti program master dan doktoral akan mendapat beragam keuntungan lainnya.
"Bagi anggota keluarga yang mendampingi pelajar yang tengah menempuh pendidikan S-2 atau S-3 akan diberikan fasilitas akomodasi selama perkuliahan," ujar Stijn.
Tertarik untuk mengetahui program pendidikan tinggi di New Zealand maupun beasiswa NZ-AS, kamu dapat mengunjungi New Zealand Education Fair 2012 pada Sabtu 25 Februari mendatang di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Dalam pameran pendidikan tersebut akan hadir 13 universitas terkemuka di Selandia Baru, di antaranya Auckland University of Technology (AUT), Lincoln University, dan Victoria University of Wellington.(rfa)