Getting Time...

Menulis, Abadikan Ide & Pikiran Sepanjang Zaman

Rifa Nadia Nurfuadah
Kamis, 23 Februari 2012 13:01 wib
Image: corbis.com
Image: corbis.com
JAKARTA - Salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki setiap mahasiswa adalah menulis. Dengan menguasai keterampilan ini, mahasiswa akan mampu mengabadikan ide dan pemikirannya sepanjang zaman. 

Bahkan, demi mendorong minat dan keterampilan menulis mahasiswa, Ditjen Dikti Kemendikbud pun gencar menggalakkan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM–GT). Belum lagi berbagai kompetisi penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa.  

Keterampilan menulis, kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY)  Ajat Sudrajat, diperlukan mahasiswa untuk berkompetisi secara akademik di era globalisasi ini. Ketika berbicara dalam Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM–GT) dan Artikel Ilmiah (PKM-AI) di UNY baru-baru ini, Ajat menilai, seseorang baru dapat disebut mahasiswa bila dia menghasilkan karya tulis.

"Sebab, karya tulis mahasiswa merupakan bukti konkret komunikasi hasil penelitian, pengabdian, dan pemikirannya untuk masyaraka," ujar Ajat seperti dikutip dari laman UNY, Kamis (23/2/2011).

Pembicara lainnya, Aman, menyampaikan, untuk berhasil menulis, seseorang harus memiliki ide dan tekad. Menurut doktor Jurusan Pendidikan Sejarah tersebut, jika seseorang memiliki ide namun tidak diiringi dengan tekad, maka ide tersebut hanya akan tersimpan.

"Untuk menghasilkan ide yang baik, lanjutnya, seseorang perlu banyak membaca. Tetapi bukan sekadar memelototi buku, membaca juga diartikan melihat fenomena di sekitar kita," imbuhnya.

Sementara, Dyah Respati yang juga didapuk sebagai pembicara mengingatkan, ketika menulis karya ilmiah, seseorang harus memperhatikan bagaimana menggunakan teori sebagai pisau analisis.

"Perlu juga diperhatikan unsur kebaruan dalam tulisan yang kita buat," tegasnya. 

Dyah juga memaparkan, kelemahan utama dalam pengajuan PKM, adalah mahasiswa tidak sepenuhnya memahami panduan yang diberikan panitia, termasuk soal persyaratan administratif.

"Persyaratan administratif merupakan syarat utama proposal lolos seleksi," Dyah menandaskan.(rfa)
TWITTER »
twit