Getting Time...

Hobi Bicara? Jadi Penyiar Radio Kampus Saja

Rifa Nadia Nurfuadah
Kamis, 23 Februari 2012 11:08 wib
Radio komunitas Oryza (Foto: UB)
Radio komunitas Oryza (Foto: UB)
JAKARTA - Kamu yang hobi cuap-cuap alias berbicara mungkin bisa menyalurkannya dengan bergabung pada unit kegiatan mahasiswa (UKM) radio di kampus.

Contohnya 10 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ini. Mereka merupakan calon anggota Oryza,  radio komunitas di Fakultas Pertanian UB yang menempati frekuensi 107,5 FM.

Kesepuluh mahasiswa tersebut merupakan yang tersisa dari 60 peminat dalam kegiatan World of Radio (WOR) 2011, yakni masa seleksi Oryza.

Instruktur radio komunitas Fakultas Pertanian Oryza 107.5 FM Zainal Mustofa Ahmad, menjelaskan, menyusutnya jumlah peminat diakibatkan proses seleksi dan pelatihan yang cukup lama, yakni sedikitnya sembilan bulan. Menurut Zainal, proses belajar membutuhkan tekad dan konsistensi yang butuh diuji dalam waktu yang tidak singkat.

"Di saat seseorang dapat bertahan lama, maka itu merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas value atau nilai pribadinya," kata Zainal seperti dikutip dari laman berita UB, Prasetya Online, Kamis (23/2/2012). 

Zainal mengimbuhkan, pengangkatan anggota dilakukan setelah melalui penilaian yang meliputi keinginan belajar, komitmen, serta kekuatan mental tiap individu. Selama masa pelatihan, para calon anggota digembleng untuk menguasai ilmu kepenyiaran serta komunikasi.  Kesepuluh peserta WOR 2011 ini nantinya akan diangkat sebagai calon anggota untuk dikukuhkan pada 2013 mendatang.

Sarjana teknik tersebut memaparkan, banyak orang menganggap menjadi penyiar radio sangatlah mudah. Padahal, seorang penyiar radio memerlukan ilmu tersendiri untuk menyampaikan materi atau informasi kepada pendengar. Ilmu itulah, kata Zainal, yang tidak dipahami semua orang.

"Contoh paling mudah, menulis dan membaca bagi sebagian besar orang sangat mudah tetapi seberapa banyak diantara mereka yang mampu menulis cerpen, novel atau reportase berita yang dapat dimuat di media massa?" imbuhnya.

Zainal menambahkan, di luar pelatihan, masih banyak hal yang dapat dipelajari para kru Oryza tentang ilmu penyiaran dan komunikasi. Dia juga mendorong para calon anggota untuk rajin bertanya untuk meningkatkan kompetensinya.(rfa)
TWITTER »
twit