Getting Time...

Kim Bo-ram Tergiur Segarnya Es Degan

Kamis, 23 Februari 2012 09:46 wib
Image: corbis.com
Image: corbis.com
BUDAYA Indonesia memiliki daya tarik tersendiri bagi warga Korea Selatan (Korsel). Kemarin, sembilan pelajar dari Busan Education Delegation Korsel berkunjung ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

Kedatangan mereka untuk belajar mengenai berbagai budaya Indonesia, sekaligus menampilkan budaya mereka di depan para siswa. Saat berada di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, para siswa ini menampilkan berbagai budaya. Mulai dari memainkan alat musik, taekwondo, serta menyanyikan lirik lagu Indonesia berjudul Terima Kasih Cinta.

Para siswa Negeri Ginseng ini juga mencicipi kuliner khas Suroboyo, antara lain lontong balap, es degan, dan soto. Salah satu siswa Korsel, Kim Bo-ram mengaku tergiur dengan kesegaran es degan alias kelapa muda.

"Ini rasanya enak sekali," ungkap Kim Bo-ram dengan dialek yang masih kaku khas Korea, usai tampil menyanyi di atas panggung.

Para tamu yang hadir antara lain Assistant Manager Busan Foundation for International Activities (BFIA) Ms Kin Hyunyoung, Vice Principal Daejeo Middle School Ms Goo Myungsook, serta tujuh siswa.

Para siswa berasal dari lima sekolah, yakni Yang Woon High School, Isabelle High School, Dongea Middle School, Daejeo Middle School, dan Busanseo Middle School. Meski berbeda budaya, para siswa ini terlihat akrab dengan para siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

Karena masih muda, mereka sama-sama punya hobi serupa. Seperti dalam hal jenis musik, mereka sama-sama mengidolakan aliran musik pop. Tak mau kalah, para siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya pun menampilkan budaya Korea. Mereka menyanyikan lagu Sarangingayo (Perhaps Love) yang merupakan soundtrack film Princess Hours.

Ketua Panitia Busan Education Delegation SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Rahmad Fudoli mengungkapkan, kunjungan dari Korsel ini merupakan yang pertama kalinya. Sekolahnya ditunjuk Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya untuk menyambut mereka.

"Kita menampilkan berbagai budaya kita sendiri. Dengan begitu, mereka bisa terkesan selama berkunjung di Surabaya," katanya.

Untuk menunjukan budaya Indonesia, para tamu dari Korsel kemarin disambut dengan tarian reog dari pintu gerbang sekolah menuju panggung. Kemudian, para siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menampilkan pencak silat Tapak Suci.

Tak hanya tampil di halaman sekolah, para siswa ini juga diajak ke dalam ruangan multimedia untuk saling mengakrabkan diri dan memperkenalkan sekolah masing-masing. Dan di akhir acara, mereka diajak foto bersama sebagai kenang-kenangan sebelum meninggalkan acara.

"Kami berharap hubungan ini terus terjalin," ungkap Fudoli. (arief ardliyanto/koran si)(//rfa)
TWITTER »
twit