Ilustrasi. (Corbis)
SINGAPURA - Singapore Management University (SMU) sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan kuota mahasiswa hukum dalam beberapa tahun terakhir. Ini dilakukan untuk memenuhi permintaan negara akan kebutuhan pengacara.
Dekan fakultas hukum terpilih SMU Yeo Tiong Min menyatakan sekolahnya akan menerima 180 mahasiswa setiap tahun dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Jumlah ini meningkat dari jumlah saat ini, 120 orang. Hal ini terjadi usai diskusi antara fakultas dengan Departemen Hukum mengenai jumlah mahasiswa yang ideal.
Departemen Hukum menyatakan bahwa keputusan mengenai calon mahasiswa di fakultas hukum akan segera dilakukan. Sementara mengenai kajian jumlah mahasiswa ideal di National University of Singapore (NUS) akan dilakukan setelah menelaah penawaran dan permintaan dari pengacara.
Saat ini, sekira 700 dari 1.000 pelamar terpilih untuk mengikuti wawancara dan tes tertulis untuk fakultas hukum di SMU. SMU merupakan satu dari empat universitas di Singapura. Demikian seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (23/2/2012).
Singapura memang kekurangan pengacara. Pada 2007, fakultas hukum di NUS meningkatkan jumlah mahasiswa program hukum sarjana menjadi 250 orang dari yang sebelumnya 220 mahasiswa.
Menurut Yeo, fakultas hukum di SMU juga mempertimbangkan untuk mengenalkan program pro bono yang akan diwajibkan untuk semua mahasiswa. Dia juga ingin menumbuhkan kemitraan dengan universitas di luar negeri untuk program pertukaran mahasiswa dan mendorong dosen agar melakukan penelitian lanjutan.
(rhs)