Getting Time...

Pelajar Korea Belajar Masak Lontong Balap

Nurul Arifin
Rabu, 22 Februari 2012 12:47 wib
Siswa Korsel belajar memasak Lontong Balap (Foto: Nurul Arifin/okezone)
Siswa Korsel belajar memasak Lontong Balap (Foto: Nurul Arifin/okezone)
SURABAYA - Apa jadinya jika pelajar Negeri Ginseng belajar memasak makanan khas Jawa Timur, lontong balap, dari siswa SMP?

Pemandangan ini bisa dilihat di SMP Muhammadiyah 5, Surabaya. Tujuh pelajar dari Busan Education, Korea Selatan, belajar memasak lontong balap dengan melihat langsung peragaan pembuatan lontong balap oleh siswa Muhammadiyah.

Makanan khas Surabaya ini dibuat dari tauge, daun seledri, bawang goreng, dan petis, yang sudah dicampur cabe. Bahan-bahan itu kemudian dicampur menjadi satu. Sebagai pelengkap ditambahkan Lento dan Sate Kerang.

Salah satu 'guru memasak', Halimatus Sa'diyah,  mengaku bangga dapat mengenalkan masakkan Lontong Balap ke siswa-siswi asal Korea Selatan itu.

"Mereka terlihat antusias. Selain memasak mereka juga mencicipi hasil masakaannya itu," kata Halimah yang ditemui di sela-sela acara pertukaran budaya di SMP Muhammadiyah 5, Jalan Pucang Taman, Surabaya, Rabu (22/2/2012).

Siswi kelas 8B itu mengimbuhkan, tak hanya lontong balap, pelajar setingkat SMP dari Korea Selatan ini juga belajar memasak Soto Ayam.

Pada kegiatan hari ini, siswa-siswi SMP MUhammadiyah 5 Surabaya juga memperkenalkan sejumlah budaya Indonesia, seperti Kesenian Reog dan Pencak Silat 'Tapak Suci'.

Di tempat terpisah, salah satu siswa di Yangwoon High School Kim Jeong Ha mengaku, ini adalah kali pertamanya mencicipi lontong balap. "Rasanya pedas sekali terutama sate kerangnya itu," kata Jeong Ha usai praktik memasak lontong balap.

Rencananya, para pelajar Korea ini akan berada di Surabaya selama seminggu. Misi pertukaran budaya yang mereka lakukan di antaranya dengan tinggal bersama di rumah orangtua salah satu siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.(rfa)
TWITTER »
twit