Getting Time...

Rahasia Sukses Tembus Beasiswa Fulbright

Rifa Nadia Nurfuadah
Kamis, 23 Februari 2012 09:11 wib
Ilustrasi: dok. Fulbright
Ilustrasi: dok. Fulbright
JAKARTA - Tidak bisa dimungkiri, menembus program beasiswa favorit adalah suatu tantangan berat. Salah satunya adalah beasiswa Fulbright dari The American Indonesian Education Foundation (Aminef).

Tetapi, tidak perlu khawatir, Wakil Direktur AMINEF, Piet Hendrardjo, ketika melakukakn presentasi tentang beasiswa Fullbright di Universitas Lampung (Unila) baru-baru ini membeberkan rahasia sukses menembus program beasiswa ini.

Rahasia sukses pertama adalah jangan melamar di ujung masa pendaftaran.

"Tahun ini, deadline pendaftaran beasiswa Fulbright adalah 15 April 2012. Jika berminat, jangan tunggu hingga 14 April untuk mendaftar," kata Piet seperti disitat dari situs Unila, Kamis (23/2/2012),

Ketika mendaftar, pastikan kamu juga mengisi formulir aplikasi dengan lengkap, termasuk study objective. Sebab, study objective adalah bagian terpenting dari suatu aplikasi beasiswa.

Rahasia kedua, persiapkan study objective-mu dengan baik. Piet menyarankan, sebelum menulis study objective, carilah lima universitas dengan program yang cocok dengan pilihan studimu.

Kemudian, kunjungi dahulu website universitas yang kamu incar, dan simak baik-baik persyaratan dan mata kuliah yang akan kamu ambil. Ini diperlukan sebagai latar belakang dalam penulisan study objective-mu.

Saran lainnya dari Piet adalah, ketika membuat study objective, pastikan kamu menjawab empat pertanyaan yang tertera di aplikasi Fulbright.

"Uraikan program studi yang ingin kamu ambil. Lalu, jelaskan bagaimana bidang studi itu cocok dengan latarbelakang pendidikanmu, dan berikan alasan mengapa kamu harus ke Amerika untuk keperluan itu. Terakhir, uraikan cita-cita dan keterlibatanmu dalam pengembangan masyarakat setelah nantinya kembali ke Tanah Air," imbuhnya.

Rahasia ketiga, pelajari tes GRE atau GMAT dan Internet Based TOEFL (iBT) mulai dari sekarang. Perlu diingat, Institutional TOEFL (ITP) sangat berbeda dengan iBT.
 
Mempelajari berbagai tes tersebut tidak akan sulit mengingat banyak toko buku, menjual buku panduan tes masuk perguruan tinggi asing. Aminef juga menyediakan buku panduan yang kamu perlukan.

Rahasia keempat, perbaiki study objective dan research proposalmu berkali-kali. Kamu enggak perlu sungkan untuk meminta bantuan penutur asli bahasa Inggris, alumni beasiswa Fulbright, atau lulusan kampus AS lainnya.

"Rahasia terakhir, hubungi Aminef jika masih ada hal yang belum kamu mengerti," ujar Piet.

Semoga berhasil!(rfa)
  • Yasiduhu » 0 Tanggapan
    Yth:Hdr Home Beasiswa Saya merasa Terkesan melihat web ini bahwa adanya home beasiwa, Saya pengen tapi nggak bisa melanjuti study saya seandai saya punya, saya nggak pernah mencari Web ini. Dan ternya Web ini membuat saya terpikir ingin melanjukan.Dengan adanya mana tau saya bisa dapatkan Beasiswa
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit