Ilustrasi : Corbis
JAKARTA - Guna mewujudkan cita-citanya sebagai sebuah research university, Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung mendukung penuh program Ditjen Dikti Kemendikbud untuk menggalakkan publikasi jurnal ilmiah.
Kegiatan penelitian telah dianggap sebagai “nafas” dan merupakan bagian strategis dan integral bagi perguruan tinggi. Secara operasional, selain sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi, penelitian juga harus didorong untuk menghasilkan inovasi berupa produk, salah satunya adalah tulisan di jurnal ilmiah.
Hal ini disampaikan oleh Rektor Unpad Ganjar Kurnia dalam diskusi dengar pendapat terkait Uji Publik Akademik dan Etika Penelitian yang digelar oleh Senat Unpad di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (20/2/2012).
Ganjar mengatakan, rencana strategis Unpad menjadi research university masih memerlukan upaya untuk mengoperasionalisasikan hal tersebut. Di antaranya, penetapan target membumikan tridharma perguruan tinggi dan menghasilkan inovasi berupa produk berorientasi HAKI dan jurnal ilmiah.
"Untuk mencapai hal tersebut diperlukan road map dan penjadwalan terkait penelitian sehingga terdapat kejelasan hasil yang ingin dicapai," kata Ganjar seperti dikutip dari laman Unpad, Senin (20/2/2012).
Maka, lanjutnya, diperlukan peran serta para dosen dan guru besar dalam mendampingi para mahasiswa ketika membuat sebuah jurnal ilmiah. “Peran para guru besar dengan kepakarannya dalam menyusun road map penelitian ini sangat penting. Apalagi penelitian adalah bagian dari kewajiban dosen dan guru besar tentunya,” ujarnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unpad Oekan S Abdoellah yang turut hadir dalam kesempatan tersebut membeberkan pencapaian hasil dan strategi pengembangan penelitian Unpad menuju research university. Dia mengutarakan, Unpad telah menentukan penelitian unggulan hingga 2016, yaitu di bidang pangan, lingkungan hidup, kesehatan dan obat herbal, energi, serta kebijakan, budaya, dan informasi. Salah satu cara untuk mendukung hal itu adalah dengan meningkatkan peringkat akreditasi jurnal penelitian.
“Strategi pengembangan penelitian Unpad sudah kita susun, termasuk yang berkaitan dengan jurnal ilmiah. Kita masih perlu meningkatkan publikasi untuk jurnal. Hal ini sejalan dengan kebijakan dari Dikti yang mewajibkan para lulusan perguruan tinggi untuk membuat jurnal,” kata Oekan menegaskan.(mrg)(rhs)