Menko Perekonomian Hatta Rajasa membuka Forum Pelajar Indonesia Sedunia di Malaysia (Foto: Armydian/okezone)
KUALA LUMPUR - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengingatkan kalangan pemuda yang mengenyam pendidikan di luar negeri untuk tidak melupakan sumbangsihnya bagi Tanah Air.
Menurut Hatta, patriotisme dan nasionalisme bukan sekadar jargon tapi modal motivasi untuk membangun negara dan bangsa.
"Dan peran pemuda sangat diandalkan dalam pembangunan. Kita yang menuntut ilmu di mancanegara tentu tak bisa begitu saja mengesampingkan kecintaan kita kepada Tanah Air meski jauh. Bisa dengan berbagai cara," kata Hatta saat membuka Indonesian Student World Symposium (ISWS) di Kuala Lumpur, Malaysia, tadi malam.
Pada hajatan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Internasional ini, Hatta mengutip tema ISWS "Think Global Act Local". Berpikir global, kata dia, akan membentuk manusia yang bijak, selalu berpikir progresif, positif, keseimbangan, dan kesinambungan. Sedangkan bertindak nasional menunjukkan jati diri kita sebagai bagian dari masyarakat dunia yang beragam dan saling berdampak.
"Ilmu dan keahlian yang sudah kita dapat di luar negeri sayang bila tidak termanfaatkan demi kebaikan bangsa dan negara. Dasarnya adalah cinta. Cinta kepada Tanah Air kita," jelas Hatta.
Dia juga menyinggung bahwa Indonesia mampu menjadi negara yang diperhitungkan di kancah global bila warganegaranya memiliki jiwa kompetitif, networking, inovatif, dan selalu mampu beradaptasi dengan hal-hal baru.(Armydian Kuniawan/Koran SI/rfa)