Image: corbis.com
JAKARTA - Sejatinya, ada hubungan timbal balik pada sistem pendidikan internasional antarnegara. Artinya, bukan hanya Indonesia yang mengirimkan para pelajarnya ke luar negeri, tetapi juga sebaliknya.
Hal tersebut disampaikan Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Fasli Djalal selepas acara seminar "Why Should Indonesia Invest International Education?" di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2012).
"Jadi harus win-win solution. Bukan hanya Indonesia yang mengirimkan pelajar ke luar negeri tapi pelajar asing juga belajar di Indonesia," ujar Fasli menjelaskan.
Berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing di Indonesia, kata Fasli, yakni sistem kredit transfer dan foundation year.
"Selain harus seimbang, para mahasiswa asing ini harus merupakan representatif dari berbagai negara di dunia, bukan negara tertentu saja," ujar Fasli.(rfa)