Image: corbis.com
SOLO – Helpdesk Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mulai sibuk. Setiap hari, puluhan orang datang untuk mengajukan pertanyaan, keluhan, atau ada pula pengaduan.
Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) UNS Tunjung W Sutirto menjelaskan, sejak dibuka sekira akhir bulan lalu, setiap hari mengalir 50-100 pertanyaan, keluhan, atau pengaduan seputar SNMPTN UNS.
"Helpdesk ini memang disediakan sebagai sarana konsultasi masyarakat yang masih bingung tentang SNMPTN, termasuk bila menemukan kecurangan saat proses seleksi berlangsung," kata Tunjung di Rektorat UNS, Surakarta, Jum’at (10/2/2012).
Tunjung mengimbuhkan, hingga saat ini, pertanyaan yang biasa dilontarkan melalui helpdesk SNMPTN UNS adalah seputar Jalur Undangan SNMPTN. Dia pun mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar mengambil peranan di sekolahnya dalam proses pendaftaran Jalur Undangan.
"Terutama soal ketelitian dan mau bertanya bila tidak jelas. Sebab, kalau tidak hati-hati dan teliti, para siswa yang akan menjadi korban," ujarnya.
Konsultasi perihal SNMPTN, Tunjung menambahkan, bisa dilakukan dengan mendatangi kampus UNS, atau melalui internet.
"Nanti kami akan membimbing jika itu konsultasi. Jika pertanyaan tentu akan dijawab. Sedang pengaduan, tentu saja akan kami tindaklanjuti," katanya menandaskan.(rfa)