Getting Time...

Galang Dana, Stanford Raup Rp55,6 T

Margaret Puspitarini
Jum'at, 10 Februari 2012 17:08 wib
Foto: stanford.edu
Foto: stanford.edu
SAN FRANSISCO - Penggalangan dana terbaru yang telah dilakukan Stanford University selama lima tahun menjaring dana sebesar USD6,2 miliar atau sekira Rp55,6 triliun. Ini merupakan jumlah terbesar yang pernah diangkat dalam kampanye pendidikan tinggi.

Staf Stanford University mengatakan, uang dari panggalangan dana ini digunakan untuk mendanai pendekatan interdisipliner untuk pengajaran dan penelitian di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan lingkungan, manusia, dan hubungan internasional.

"Kami telah melakukan sebuah model baru dalam pendidikan tinggi dengan para ahli yang berasal berbagai bidang dan bergabung bersama. Ini semacam kolaborasi yang memungkinkan Stanford untuk mengambil peran lebih besar dalam mengatasi masalah global," kata Presiden Sekolah John Hennessy dalam sebuah pernyataan. Demikian disitat dari Huffingtonpost, Jumat (10/2/2012).

Dana ini akan digunakan untuk mendanai lebih dari 160 posisi fakultas, memberikan 360 beasiswa mahasiswa pascasarjana, pembangunan atau renovasi 38 bangunan kampus, hibah benih untuk penelitian yang inovatif sebesar USD27 juta (Rp242 miliar), dan lebih dari USD250 juta atau Rp2,2 triliun untuk beasiswa sarjana.

"Dana sebesar Rp55,6 triliun ini adalah yang paling banyak dikumpulkan oleh sebuah universitas dalam kampanye penggalangan dana tunggal," kata Juru Bicara Lisa Lapin, mengutip Dewan untuk Kemajuan dan Dukungan Pendidikan.

Dana ini melampaui target yang mereka tetapkan pada Oktober 2006, yakni sebesar USD4,3 miliar (Rp38,5 triliun). Selama kampanye berlangsung hingga berakhir pada 31 Desember lalu, universitas menerima donasi dari sekira 166.000 alumni, orangtua, dan anggota masyarakat.

Universitas ini menerima kontribusi lebih dari USD50 juta (Rp4 miliar) dari alumni Stanford, seperti Yahoo Inc pendiri Jerry Yang, Nike Inc pendiri Phil Knight dan Silicon Valley venture kapitalis Robert King.

Stanford adalah universitas terbaru yang mengumumkan kampanye penggalangan dana yang berhasil bernilai miliaran. Tahun lalu, Universitas Yale mengatakan telah mengumpulkan USD3,9 miliar (Rp34,9 triliun) dan University of Pennsylvania mengatakan mengumpulkan USD 3,5 miliar (Rp31,3 triliun).

"Ini kampanye mengesankan yang bisa diraih universitas negeri. Pendonor mungkin tertarik dengan nama besar universitas, tapi saya khawatir beberapa yang orang kaya terus bertambah kaya," kata John Aubrey Douglass, seorang peneliti di Pusat Studi di Pendidikan Tinggi di University of California, Berkeley.(rfa)
TWITTER »
twit