Getting Time...

ITB Internasionalisasi Program Studi

Senin, 06 Februari 2012 10:02 wib
Ilustrasi: ist.
Ilustrasi: ist.
BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan internasionalisasi sejumlah program studi (prodi). Langkah ini untuk meningkatkan kualitas keilmuan bagi para mahasiswa.

Ketua Satuan Penjamin Mutu ITB Ichsan Setya Putra mengatakan, hal ini merupakan agenda ITB dengan mengakreditasi internasional prodi dalam jumlah banyak.

"Sudah ada dua prodi yang sudah divisit oleh accreditation board of engineering and technology (ABET) dan tahun ini akan didapatkan kepastiannya kami mendapatkan akreditasi tersebut atau tidak. Selain itu sejumlah prodi bidang engineering lain juga akan ditargetkan untuk diakreditasi ABET," kata Ichsan di sela-sela seminar nasional 'Akreditasi Internasional: Lesson Learned & New Direction' di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah (BPI) ITB, Jalan Surapati, Kota Bandung, kemarin.

ABET hanya diperuntukkan bagi prodi teknik, namun untuk prodi lain ada akreditasi internasional yang lebih spesifik seperti arsitektur. Bahkan, kata Ichsan, untuk tahun ini sudah ada prodi yang akan mendapatkan akreditasi internasional, yaitu Bisnis Manajemen.

"Bukan hanya itu, untuk prodi teknik kami juga sedang menjajaki dengan badan akreditasi dari Jepang. Dibanding dengan badan akreditasi Amerika, biaya yang dikeluarkan akreditasi Jepang lebih murah, dengan kualitas yang sama baiknya," ungkap Ichsan.

Salah satu persiapan yang dilakukan ITB adalah dengan menyusun kurikulum berbasis outcomes. Dan saat ini pihaknya sudah berbicara dengan berbagai pimpinan prodi untuk menyosialisasikannya. Untuk itu, peran serta dosen sebagai komponen penting dalam perubahan sangat dibutuhkan, terlebih keterlibatan mahasiswa untuk melaksanakan program.

"Kami akan upayakan seluruhnya menyesuaikan sistem itu. Pada 2013 semua kurikulum ITB Sudah berbasis outcomes, dengan kurikulum ini mahasiswa didik untuk menjadi sarjana yang sesuai dengan kompetensinya," tandas Ichsan.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi Informasi Kemitraan dan Alumni ITB Hasanudin Zaenal Abidin mengatakan, tujuan ITB adalah untuk meningkatkan kualitas keilmuan. Di samping itu, yang tidak kalah penting adalah dapat bermanfaat bagi bangsa. "Kami ingin menjadi world class university yang berkebangsaan, artinya dari sisi keilmuan kami ingin menjadi berkualitas internasional. Namun keilmuan tersebut dapat bermanfaat untuk membangun Indonesia," pungkasnya. (masita ulfah/koran si)(//rfa)
TWITTER »
twit