Foto : Outlet baru Krawu Burger di Pucang Anom Surabaya/ITS
JAKARTA - Inovasi adalah kunci utama agar suatu usaha dapat terus bertahan. Hal ini yang coba dilakukan para pengusaha muda pemilik Krawu Burger, sebuah bisnis kuliner tradisonal dalam kemasan modern.
Salah satu inovasi yang dilakukan para pendiri Krawu Burger, yakni Lailatul Saadah (alumni D3 Teknik Kimia ITS), Said Nur Rohmat, dan Teguh Indoko (mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang) adalah menyediakan fasilitas pesan antar atau Drive Thru. Bahkan, mereka rela menutup outlet yang berlokasi di Balai Kota dan membuka toko baru di daerah Pucang Anom, Surabaya.
Menurut Said Nur Rohmat, penutupan outlet di Balai Kota hanya bersifat sementara. "Bukan menutup selamanya, namun kami ingin lebih fokus mengembangkan outlet baru yang akan menjadi outlet pusat Krawu Burger ini. Sebisanya, kami akan membuka outlet dalam berbagai kegiatan," ujar Said seperti dilansir dari ITS online, Kamis (2/2/2012).
Selain itu, mahasiswa jurusan Desain Produk ITS ini mengungkapkan, pemilihan Pucang Anom sebagai tempat mengembangkan usaha pun bukan tanpa alasan. "Kawasan ini memang telah dikenal dengan kulinernya. Ini sesuai dengan survei kelayakan dari kami," katanya menjelaskan.
Tidak hanya itu, strategi bisnis untuk menarik perhatian konsumen turut dilakukan ketika pembukaan outlet baru tersebut. Mereka memberikan diskon sebesar 18,75 persen untuk tiap pembelian Krawu Burger. "Diskon ini dibuat unik agar menjadi bahan obrolan orang," tutur Said.
Sementara itu, Direktur Krawu Burger Lailatul Sa'adah alias Ela mengaku, strategi promo lewat diskon tersebut berhasil meningkatkan penjualan. "Outlet baru ini dapat menjual hingga 170 porsi per harinya. Itu belum termasuk yang order, hanya yang di outlet ini," kata Ela.
Tidak hanya mendatangkan keuntungan bagi tiga sekawan ini, Krawu Burger ini turut menjadi lapangan kerja bagi mahasiswa di daerah sekitarnya. "Saat liburan semester ini banyak mahasiswa yang ingin memanfaatkan waktunya untuk bekerja. Baik di outlet maupun rumah produksi, banyak karyawan kami berasal dari kaum muda," ujar Teguh Indoko selaku Kepala HRD Krawu Burger.
Tidak hanya mahasiswa, Said menambahkan, mereka juga mengajak para pemuda dari desa untuk menjadi karyawan. "Setidaknya kami bisa sedikit membantu mereka," tutur Said.
Ke depan, lanjut Said, Krawu Burger akan memberikan berbagai kejutan bagi para konsumen, salah satunya dengan menciptakan menu baru. "Menu baru ini tidak akan jauh dari visi dasarnya, yakni mengunggulkan makanan khas daerah alias makanan tradisional. Rencananya akan segera diluncurkan pada Februari ini," ungkapnya.(mrg)(rhs)